Hadiri KTT Asean, Prabowo Tegaskan Pentingnya Persatuan Asean
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menghadiri sesi pleno Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-47 ASEAN yang digelar di Kuala Lumpu
Suasana perekaman KTP-el untuk siswa SMA/SMK Wates dan Pengasih Kabupaten Kulonprogo yang dilakukan Biro Tapem Setda DIY pada 6 Oktober 2021./Istimewa-Biro Tapem Setda DIY
Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Bantul terus berupaya untuk melakukan perekaman data Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-El) kepada warga yang berusia 17 tahun saat Pemilu 2024.
Kepala Disdukcapil Bantul, Bambang Purwadi Nugroho mengatakan pemilih pemula yang belum melakukan perekaman data KTP-El di Bantul awalnya 11.000 lebih, namun pihaknya terus berupaya melakukan perekaman dengan jemput bola atau mendatangi langsung ke sekola-sekolah.
BACA JUGA: KTP Digital Bakal Diberlakukan, Kapan Diterapkan di DIY?
Perekaman data KTP-El tersebut, katanya untuk melindungi hak pilih mereka dalam pemilu maupun pemilihan kepala daerah (Pilkada). Hasilnya sudah banyak yang melakukan perekaman. “Saat ini masih tersisa sekitar 7.000an pemilih pemula yang belum melakukan perekaman KTP-El,” katanya, Selasa (27/6/2023)
Bambang menyatakan untuk mempercepat penerbitan KTP-El bagi pemilih pemula, maka sudah ada kebijakan untuk perekaman data KTP-El bisa dilakukan saat usia 16 tahun atau tidak harus menunggu saat memasuki usia 17 tahun. Hal itu diakuinya supaya hak pilih pemilih pemula ini bisa terpenuhi. “Tapi fisik KTP-El tetap dicetak saat usia 17 tahun,” ujarnya.
Menurutnya, selama ini proses pembuatan KTP-El yang paling lama adala proses perekamannya, bahkan harus antre. Karena itu keluarlah kebijakan bahwa perekaman KTP-El boleh dilakukan saat usia masi 16 tahun.
Untuk mempercepat proses perekaman data KTP-El, pihaknya melakukan jemput bola ke sekolah-sekolah dan desa-desa. Selain itu proses perekaman juga tersedia di 17 kantor kapanewon di Bantul.
Ia berharap masyarakat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk melakukan perekaman data KTP-El. “Kami harap masyarakat merespon dengan baik. Jangan sampai petugasnya sudah siap dan alatnya kita datangkan tapi harus menuggu lama,” ucapnya.
Sementara itu, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bantul, Didik Joko Nugroho mengatakan 7.000 pemilih pemula itu proyeksi yang berusia 17 tahun saat pemilu 2024 mendatang. Proyeksi itu sudah masuk dalam Data Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4) yang berasal dari Kementerian Dalam Negeri. Data tersebut juga bersumber dari Disdukcapil Bantul.
DP4 tersebut kemudian diserahkan ke KPU dan KPU Bantul mengolanya melalui pencocokan dan penelitian (Coklit). Data pemilih pemula tersebut sudah masuk dalam datar pemilih baru. “Selain pemilih pemula, pemilih baru adalah pensiunan TNI-Polri,” katanya.
KPU Bantul telah menetapkan Datar Pemilih Tetap (DPT) untuk Pemilu 2024 mendatang sebanyak 742.074 pemilih. DPT tersebut terdiri dari pemilih laki-laki sebanyak 363.281 serta pemilih perempuan sebanyak 378.793.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menghadiri sesi pleno Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-47 ASEAN yang digelar di Kuala Lumpu
iPhone 17 pimpin pasar global Q1 2026, Apple kuasai 3 besar, Samsung dan Xiaomi bertahan di segmen entry level.
Polres Kulonprogo petakan 30 geng pelajar untuk cegah kejahatan jalanan. Simak langkah preventif Pemkab dan kepolisian di sini.
FIB Bronze Jogja 2026 jadi ajang penting pembinaan padel Indonesia menuju Kualifikasi Piala Dunia dan Asian Games.
BNI ini salah satu bank nasional dengan jaringan internasional yang cukup besar. Kami menjadi penghubung antara dunia internasional dengan Indonesia, baik inbou
Jogja Run D-City 2026 meriahkan Jogja. Tiket peserta disalurkan untuk beasiswa, hadiah hingga Rp25 juta dan hiburan spektakuler.