1.250 Pendaftar, 500 Mahasiswa Lolos Beasiswa Sleman Pintar, Ini Pesan Danang
Sebanyak 500 mahasiswa lolos Sleman Pintar 2026 dari 1.250 pendaftar. Danang Maharsa meminta penerima kuliah serius dan berprestasi.
Benih Bening Lobster - Antara
Harianjogja.com, KULONPROGO—Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Kulonprogo menegaskan bahwa penangkapan benih bening lobster (BBL) hanya dapat dilakukan untuk budi daya.
Kepala Bidang Pemberdayaan Nelayan Kecil dan Pengelolaan Pelelangan Ikan Dinas Kelautan dan Perikanan Kulonprogo, Wakhid Purwosubiantoro mengatakan bahwa penangkapan BBL untuk kepentingan budi daya lobster dari wilayah provinsi juga dapat dilakukan oleh nelayan kecil.
“Hanya saja nelayan tersebut harus terdaftar dalam kelompok nelayan di lokasi penangkapan BBL dengan rekomendasi dari DKP kabupaten untuk ditetapkan DKP provinsi. Pengajuan pendaftaran dilakukan melalui OSS [online single submission],” kata Wakhid, Kamis (29/6/2023).
Persisnya, tambah Wakhid, BBL boleh ditangkap oleh nelayan kecil yang tergabung dalam kelompok usaha bersama (KUB) dengan syarat telah mempunyai perizinan melalui nomor induk berusaha (NIB) tentang penangkapan BBL.
“Sedangkan apabila kegiatan penangkapan BBL dilakukan oleh nelayan dari luar daerah Kabupaten Kulonprogo, maka kegiatan penertiban hanya bisa dilakukan oleh PPNS pengawas sumber daya perikanan DKP DIY, penyidik dari Direktorat Polairud Polda DIY atau dari Lanal DIY,” katanya.
BACA JUGA: Menikmati Libur Iduladha, Presiden Jokowi Bermain Bersama Cucu di Jogja
Wakhid mengimbau kepada nelayan Kulonprogo untuk melaporkan kepada instansi terkait bila menemukan kegiatan penangkapan BBL yang mencurigakan.
Lebih jauh, guna mengatasi penangkapan BBL yang serampangan, Dinas Kelautan dan Perikanan Kulonprogo telah melakukan sosialisasi aturan penangkapan BBL. Sosialisasi tersebut utamanya menindaklanjuti Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan 17/2021 tentang Pengelolaan Lobster, Kepiting, dan Rajungan di wilayah Indonesia.
“Sosialisasi tersebut diselenggarakan agar nelayan Kulonprogo dapat mengetahui aturan penangkapan BBL, sehingga nelayan Kulonprogo dapat bersama-sama menjalankan regulasi yang ada. Utamanya karena aturan yang diterbitkan pemerintah pasti mempunyai tujuan yang baik demi kelestarian sumberdaya lobster di wilayah perairan Indonesia,” katanya.
Wakhid menegaskan sampai saat ini belum terdapat kelompok yang mencoba membudidayakan lobster laut. Sementar dia juga mengatakan potensi lobster air tawar berpotensi dikembangkan di Kulonprogo. Di lain pihak, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kulonprogo, Trenggono Trimulyo mengatakan bahwa Kulonprogo memiliki potensi budidaya lobster.
“Di daerah Jangkaran dan Banaran, Kulonprogo, itu ada budi daya lobster. Untuk lobster air payau pernah kami coba tapi hasilnya belum maksimal,” kata Trenggono, Kamis (29/6/2023).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 500 mahasiswa lolos Sleman Pintar 2026 dari 1.250 pendaftar. Danang Maharsa meminta penerima kuliah serius dan berprestasi.
Gibran menyoroti pernyataan oknum SPPG yang diduga mengejek korban MBG dan mengajak publik menjaga ruang aman bagi anak.
Angsuran pertama kredit KDKMP jatuh tempo September 2026. Kemenkeu masih menunggu tagihan Himbara meski anggaran telah disiapkan.
Sumaya meraih perak tunggal putri teqball Asian Games 2026 dan mengukir sejarah setelah beralih dari sepak takraw sekitar dua tahun lalu.
Jadwal KA Bandara YIA Senin 21 September 2026 tersedia 24 perjalanan YIA-Stasiun Tugu dan sebaliknya, mulai 04.20 hingga 20.55 WIB.
Prakiraan cuaca Jogja hari ini, Senin 21 September 2026. Kota Jogja berudara kabur dengan suhu 22–34°C dan kelembapan 39–95%.