Advertisement
KPU DIY Ajak Pemilih Pemula Tidak Golput
Ilustrasi caleg / Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Komisi Pemilihan Umum (KPU) DIY mengajak seluruh pemilih milenial dan generasi Z (Gen Z) untuk berpartisipasi aktif memanfaatkan hak suaranya alias tidak golput pada Pemilu 2024.
"Mengingat jumlah pemilih milenial cukup signifikan maka KPU DIY berharap kaum milenial tidak apatis dalam pelaksanaan pemilu nanti," kata Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM KPU DIY Ahmad Shidqi dikutip dari Antara, Jumat (30/6/2023).
Advertisement
Shidqi mengatakan berdasarkan rapat pleno terbuka pada Selasa (27/6/2023), KPU DIY telah menetapkan daftar pemilih tetap (DPT) DIY untuk Pemilu serentak 2024 sebanyak 2.870.974 pemilih, terdiri atas 1.473.875 pemilih perempuan dan 1.397.099 laki-laki.
Dari jumlah itu, generasi Z atau pemilih berusia 17-24 tahun mencapai 432.568 orang dan milenial (25-39 tahun) sebanyak 754.732 orang.
Dia berharap selain berpartisipasi aktif saat pemungutan suara, generasi Z dan milenial juga aktif mencari berbagai informasi terkait pemilu.
Baca juga: Sebanyak 15.443 Wisatawan ke Bantul, Parangtritis Tetap Terfavorit
Shidqi melanjutkan jumlah DPT yang telah disahkan terdiri 1.473.875 pemilih perempuan dan 1.397.099 pemilih laki-laki. Adapun jumlah TPS sebanyak 11.932 tersebar 438 desa dan 78 kecamatan.
Menurut dia, data rekapitulasi KPU DIY menunjukkan Kabupaten Sleman memiliki pemilih paling banyak, yakni sebanyak 849.062 orang dengan jumlah TPS sebanyak 3.457 yang tersebar di 86 desa dan 17 kecamatan.
Berikutnya, Kabupaten Bantul dengan jumlah 742.074 pemilih dengan jumlah TPS sebanyak 3.166 di 75 desa dan 17 kecamatan.
Jumlah pemilih di Kabupaten Gunungkidul tercatat sebanyak 613.155 dengan jumlah TPS sebanyak 2.709 di 144 desa dan 18 kecamatan.
Sementara itu, jumlah pemilih di Kabupaten Kulon Progo sebanyak 345.038 orang dengan jumlah TPS sebanyak 1.302 yang tersebar di 88 desa dan 12 kecamatan.
Terakhir, kata Shidqi, di Kota Jogja jumlah pemilihnya ditetapkan mencapai 321.645 orang dengan jumlah TPS sebanyak 1.298 tersebar di 45 desa dan 14 kecamatan.
"Ini kan baru ditetapkan di provinsi, besok pada 2 Juli 2023 akan ditetapkan di tingkat nasional, setelah itu akan dipublikasikan ke masyarakat. Kami akan sampaikan ke pemangku kepentingan lainnya terutama Bawaslu," kata dia.
Menurut Shidqi, setelah penetapan DPT DIY pada Juni 2023 terdapat rentang waktu yang terlalu lama dengan pelaksanaan Pemilu 2024 yang jatuh pada 14 Februari 2024.
"Semoga tidak ada tambahan atau perubahan lagi. Ada tantangan yang harus kami hadapi karena DPT ditetapkan pada saat ini dimana jarak durasi penetapan-nya dengan hari pemungutan suara cukup panjang," ujar dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
KJRI Jeddah: Jemaah Umrah Korban Bus Terbakar Pulang 31 Maret
Advertisement
Musim Semi Tiba, Keindahan Bunga Sakura di Taman Yuyuantan Beijing
Advertisement
Berita Populer
- Jadwal Prameks 28 Maret dari Jogja ke Kutoarjo, Ini Rinciannya
- Empat Jadwal Prameks Kutoarjo-Jogja Sabtu 28 Maret 2026
- Tabrakan Maut Lawan Truk Hino di Jalur Jogja-Wonosari, Pemotor Tewas
- Nelayan Bantul Hilang di Muara Opak, Motor Terparkir di Hutan Mangrove
- Prakiraan Cuaca Sabtu 28 Maret Hujan Ringan Merata di DIY
Advertisement
Advertisement







