UGM AI Tech4Disaster Himpun 1.400 Laporan Pascabencana NTT
Portal UGM AI Tech4Disaster telah menghimpun sekitar 1.400 laporan warga untuk membantu pemetaan kebutuhan logistik pascabencana NTT.
Sekolah, PPDB - Ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—Sejumlah sekolah di Sleman masuk daftar satuan pendidikan yang perlu direhabilitasi lantaran usia bangunannya yang telah tua. Rata-rata bangunan yang masuk daftar rehab mengalami kerusakan di bagian atap.
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Sleman, Ery Widaryana mengaku telah mengecek keamanan sarana dan prasarana (sarpras) sekolah. Pengecekan tidak hanya dilakukan di sekolah yang berpotensi terdampak akibat gempa, tetapi juga mencakup sekolah-sekolah yang membutuhkan rehab.
"Kami kan punya tim dari seksi sarpras masing-masing bidang untuk datang ke sekolah, tidak hanya yang akibat gempa mungkin sekolah-sekolah yang butuh rehab itu harus betul-betul dikunjungi, dilihat skala prioritasnya seperti apa. Itu yang menjadi skala prioritas untuk rehab," ungkapnya pada Senin (3/7/2023).
Secara garis besar, Ery menyebutkan memang ada sejumlah sekolah yang masuk daftar perlu direhab. Rata-rata sekolah yang masuk daftar rehab ini merupakan sekolah dengan usia bangunan yang cukup tua. Mayoritas sama, mengalami masalah atau kerusakan pada bagian atap sekolah. "Karena bangunan tua, mungkin perlu di tengah, rata-rata itu. Rata-rata di atapnya," tegasnya.
BACA JUGA: Terdampak Gempa Bumi, Atap Dapur Rumah di Sendangsari Sleman Ambruk
Kendati demikian Ery mengakui bila anggaran untuk rehabilitasi bangunan sekolah terbatas. "Detailnya saya enggak hafal [alokasi anggaran], tapi insyallah sekolah-sekolah yang harus diprioritaskan direhab sudah masuk daftar semua," tuturnya.
Di sisi lain Ery menjelaskan bahwa sampai saat ini hanya SMP Muhammadiyah II Gamping yang tercatat mengalami kerusakan bangunan pascagempa Bantul. Hingga kini Ery belum mendapati sekolah lainnya di Sleman yang mengalami kerusakan pasca gempa.
"Tidak ada [laporan]. Kami sudah meminta informasi ke korwil maupun ke grup kepala sekolah sampai detik ini tidak ada yang melaporkan. Mudah-mudahan enggak ada," tegasnya.
Terkait dengan kondisi SMP Muhammadiyah II Gamping, Ery mengungkapkan bahwa kerusakan yang terjadi terbilang ringan. Tidak ada kerusakan yang berarti.
"Dari BPBD kami dapat informasi bahwa akibat gempa SMP Muhammadiyah II Gamping itu hanya rusak ringan beberapa genting melorot saja dan tidak ada kerusakan yang berarti. Masih bisa digunakan untuk KBM [kegiatan belajar dan mengajar]," ujarnya.
Saat ini sekolah tengah memasuki masa liburan. Kendati demikian Ery menegaskan nantinya tidak ada masalah saat para siswa kembali beraktivitas di sekolah tersebut. "Kebetulan kan liburan ini. Jadi nanti aktivitas setelah masuk enggak ada masalah," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Portal UGM AI Tech4Disaster telah menghimpun sekitar 1.400 laporan warga untuk membantu pemetaan kebutuhan logistik pascabencana NTT.
Honda membuka peluang mempertimbangkan kembali Fit di AS. Simak kabar terbaru soal Honda Jazz dan peluang hatchback legendaris itu kembali ke Indonesia.
DPRD Gunungkidul menargetkan Raperda RTRW 2026-2046 disahkan Senin (31/8/2026) setelah persetujuan substansi pemerintah pusat terbit.
Keamanan rekening berawal dari HP. Simak 9 kebiasaan yang perlu dihindari serta tips aman menggunakan mobile banking agar data dan uang tetap terlindungi.
BIGBANG akan konser di JIS pada 16 Januari 2027. Simak daftar harga tiket mulai Rp1,55 juta, kategori, serta jadwal penjualan lengkapnya.
Logo Superman bukan sekadar huruf "S". Berawal dari lencana polisi 1938, berevolusi menjadi simbol harapan universal. Simak 85 tahun perjalanan ikon budaya pop