Advertisement
Waspada! Anthrax Kembali Muncul di Gunungkidul, 5 Sapi Mati
Sapi, hewan kurban / Ilustrasi freepik
Advertisement
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Penyakit anthrax pada hewan ternak sapi di Gunungkidul kembali muncul.
Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Gunungkidul mencatat lima ekor sapi sudah terinfeksi bakteri yang dapat menular ke manusia.
Advertisement
Penyakit anthrax yang menyerang sapi di Gunungkidul ditemukan di Kapanewon Semanu pada November lalu. “Sementara ini sejak penemuan pertama pada November itu hanya ditemukan di Semanu saja, belum menyebar ke tempat lain,” kata Kepala DPKH Gunungkidul Wibawanti Wulandari, Senin (3/7/2023).
Temuan penyakit anthrax terbaru di Gunungkidul, jelas Wibawati, terjadi pada Juni lalu. “Setiap sapi yang mengarah pada gejala anthrax kami tes agar bisa dipastikan memang anthrax atau bukan, terakhir ditemukan anthrax yang menyerang sapi pada Juni lalu,” ucap dia.
BACA JUGA: Duh, Kasus Antraks Kembali Ditemukan di Gunungkidul
Wibawanti mengaku sudah melakukan berbagai upaya penanganan untuk mencegah penularan anthrax meluas di wilayahnya. “Vaksin dan antibiotik sudah berjalan, kemarin sebelum hari raya sudah mendapatkan bantuan dari Kementerian Peternakan," ujarnya.
DPKH Gunungkidul, lanjut Wibawati, juga sudah menyediakan berbagai obat-obatan untuk menangani sapi yang terkena anthrax. “Untuk stok obat-obatan kami pastikan aman, kami imbau juga kepada masyarakat agar ketika ada hewan ternak mati mendadak secepatnya dikubur dan tidak dikonsumsi," jelasnya.
Daging sapi yang terkena penyakit anthrax, jelas Wibawati, dapat menularkan bakteri yang mampu menyerang paru-paru manusia itu. “Penyakit anthrax dapat menular ke tubuh manusia dan bisa berakibat fatal, maka perlu untuk berhati-hati,” terangnya.
Kasus anthrax yang menular ke manusia di Gunungkidul pernah terjadi pada Januari lalu. Diketahui setelah melakukan pemeriksaan seorang warga Kapanewon Karangmojo dinyatakan positif anthrax.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Prabowo Subianto Ultimatum Lembaga Penegak Hukum untuk Berbenah Diri
Advertisement
Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata
Advertisement
Berita Populer
- Kunjungan di Breksi Diperkirakan Tak Seramai Tahun Lalu
- Ingin Berlibur ke Solo tanpa Macet, Cek Jadwal KRL Minggu 22 Maret
- Catat bagi Warga Soloraya, Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 22 Maret 2026
- Ingin Balik setelah Lebaran di Jogja, Ini Jadwal KA Bandara YIA
- Jadwal KA Prameks Rute Kutoarjo-Jogja Minggu 22 Maret 2026
Advertisement
Advertisement





