Bank Bapas 69 Jaga NPL 5 Persen, Bupati Magelang Apresiasi
Bupati Magelang mengapresiasi kinerja Bank Bapas 69 yang menjaga NPL sekitar 5 persen dan terus mendorong pembiayaan UMKM.
Potret laman SiJantan yang sedang dikembangkan Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman Kabupaten Sleman. Inovasi ini rencananya akan dikucurkan antara tahun 2023 atau di tahun mendatang./Istimewa -- DPUPKP Sleman
Harianjogja.com, SLEMAN—Untuk memudahkan akses informasi tentang jalan dan jembatan di Kabupaten Sleman, Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Sleman tengah mengembangkan program bernama SiJantan.
Kepala DPUPKP Sleman, Taufiq Wahyudi menerangkan bila pengembangan aplikasi Sistem Informasi Jalan dan Jembatan (SiJantan) terus dilakukan. WebGIS ini nantinya akan memuat beragam infomasi data jalan dan jembatan yang masuk kewengan Kabupaten Sleman. "Keberadaan SiJantan untuk mempermudah perencanaan kedepan," ujarnya pada Kamis (20/7/2023).
"Kita kan sekarang sudah mulai membuat aplikasi yang untuk memudahkan teman-teman Bina Marga maupun yang lain, kan masyarakat bisa mengakses," tambahnya.
Setiap tahunnya bidang Bina Marga DPUPKP Sleman melakukan survei kondisi jembatan maupun jalan di Kabupaten Sleman. Untuk jalan yang masuk kewengan Sleman saat ini ada 699,5 kilometer. Sementara untuk jembatan ada 354 jembatan yang masuk kewengan Pemkab Sleman.
Dari produk survei kondisi jalan dan jembatan yang disusun, nantinya diintegrasikan dan dibuat secara digital. Selain mendigitalisasi data kondisi jalan dan jembatan setiap tahunnya, SiJantan juga akan memudahkan masyarakat untuk mencari tahu kondisi infrastuktur yang ada di Sleman. Dalam hal ini kondisi jalan dan jembatan yang menjadi milik Sleman
SiJantan akan diintegrasikan dengan fitur LaporSleman. Masyarakat dapat melakukan e-lapor terkait kondisi jalan dan jembatan yang rusak melalui fitur ini. Cara ini dapat menjaring kerusakan jalan dan jembatan sedini mungkin dengan laporan yang dibuat masyarakat.
"Ruas mana sudah detail di situ jadi enak itu kalau ada laporan dari masyarakat kita mengeksekusi, nanti SiJantan kita update terus perkembangannya," ujarnya.
Dirintis sejak dua tahun lalu pada 2021, SiJantan direncanakan dapat dirilis tahun ini ataupun tahun 2024. Saat ini tim masih menyempurnakan aplikasi serta menguatkan keamanan situs.
"Ini kita memang masih penyempurnaan SiJantan. Nanti data-data yang ada di dalamnya data-data baku," jelasnya.
Tak hanya itu, Taufik menuturkan bila SiJantan nantinya juga akan menampilkan infomasi pembangunan jalan dan jembatan yang telah dilakukan, yang sedang dilakukan maupun yang akan dilakukan.
"Misal tahun 2023, ini pekerjaan 2023 akses ini dan ini, berapa luasnya, bahkan ada jembatan juga. Bahkan nanti yang sebelumnya, yang kedepan misal nanti 2024 yang kita usulkan bisa dikasih info, biar masyarakat bisa melihat," tegasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bupati Magelang mengapresiasi kinerja Bank Bapas 69 yang menjaga NPL sekitar 5 persen dan terus mendorong pembiayaan UMKM.
SPPG Patalan 2 Bantul kembali dikaitkan dengan dugaan keracunan MBG. DPRD mendesak sanksi tegas bagi penanggung jawab jika ditemukan kelalaian.
Tips liburan saat cuaca panas agar tetap nyaman dan aman, mulai dari memilih pakaian hingga menjaga tubuh tetap terhidrasi.
nam Fraksi DPRD Kabupaten Magelang menyampaikan pandangan umum terhadap rancangan peraturan daerah tentang APBD perubahan Kabupaten Magelang tahun anggaran 2026
Meta meluncurkan Muse, agen AI pribadi yang mampu mengirim email, memesan perjalanan, dan menyelesaikan tugas secara mandiri.
DPRD DIY menilai ketahanan pangan harus diukur dari kesejahteraan petani, didukung irigasi, alat pertanian, pupuk, dan regenerasi petani.