RSPS Bantul Soroti Masalah Rujukan BPJS, Ini Kendala Sering Dikeluhkan
RSUD Panembahan Senopati Bantul menyoroti berbagai kendala sistem rujukan BPJS Kesehatan yang masih sering dikeluhkan pasien dalam layanan JKN.
Kondisi tempat pembuangan akhir sampah di lokasi transisi dua TPA Piyungan, Jumat (28/7/2023)./Harian Jogja-Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, BANTUL—Kondisi kawasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Piyungan masih sepi dari aktivitas pembuangan sampah, Jumat (28/7/2023), meski Pemda DIY akan membuka TPA Piyungan untuk pembuangan sampah terbatas sebanyak 200 ton dari Kota Jogja.
Pantauan di lapangan sampai sekitar pukul 10.00 WIB tidak ada aktivitas pembuangan sampah di TPA Piyungan. Hanya ada proses pemadatan di kawasan TPA Piyungan baik di TPA lama maupun di lokasi transisi satu di sisi utara yang rencananya untuk pembuangan sampah terbatas.
Selain aktivitas pemadatan sampah. Ada juga aktivitas pembangunan tempat penampung sampah untuk transisi dua di baratnya. Belum diketahui pasti kapan TPA Piyungan transisi dua tersebut dibuka. “Kemungkinan baru bisa beroperasi [TPA Piyungan transisi II] awal September,” kata salah satu petugas pembangunan TPA Piyungan transisi dua.
Sementara salah satu petugas UPT TPA Piyungan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) DIY juga mengatakan untuk TPA Piyungan transisi dua akan beroperasi pada awal September mendatang. Sementara saat ini masih dalam proses pembuatan dermaganya dan pemasangan membran atau lapisan peresapan.
Baca juga: TPA Piyungan Ditutup: Sampah Menggunung di Alun-alun Selatan Jogja
Untuk lokasi pembuangan TPA transisi dua sudah siap menampung sampah, namun dermaganya yang masih dalam tahap pembangunan. “Sesuai rencana kemungkinan transisi baru buka setelah 5 September 2023,” ujarnya yang enggan menyebutkan namanya.
Ia juga mengatakan untuk TPA Piyungan transisi satu saat ini sudah bisa menampung sampah namun terbatas. Ia mengatakan berdasarkan informasi pada Jumat (28/7/2023) akan ada pembuangan sampah dari Kota Jogja sebanyak 20 truk, namun hingga pukul 10.00 WIB belum ada aktivitas pembuangan sampah.
“Kalau untuk pembuangan masih bisa di transisi satu. Tapi tidak tahu sampai sekarang belum ada truk pengangkut sampah yang akan membuang sampah. Kalau kami sih ikut atasan saja kebijakannya,” ucapnya.
Belum Ada Jembatan Timbang
Meski TPA transisi satu sudah bisa dibuka namun belum ada jembatan timbang untuk mengukur volume sampah per kendaraan pengangkut sampah. Sehingga jika ada kendaraan yang akan membuang sampah di TPA transisi satu tetap harus melewati jembatan timbang di TPA yang lama kemudian putar balik menuju TPA transisi satu.
Pengurus Aliansi Banyakan Bergerak, Fauzan mengatakan sampai Jumat sore belum ada aktivitas pembuangan sampah di TPA Piyungan baik di TPA yang lama maupun TPA transisi satu. Komunitas yang peduli terhadap TPA Piyungan ini mendukung langkah Pemda DIY menutup sementara aktivitas pembuangan sampah di TPA Piyungan karena kondisinya sudah penuh. “TPA Piyungan kan sudah overload. Sementara TPA transisi dua baru akan beroperasi pada Oktober mendatang,” katanya.
Ia juga heran sebenarnya TPA Piyungan buka sementara pada 28 Juli ini. Padahal penutupan sampai 5 September diakuinya sudah tepat untuk pemulihan TPA. Ia berharap pembukaan tempat penampungan sampah di TPA Piyungan dibuka setelah TPA transisi dua selesai. Saat ini TPA transisi dua masih dalam tahap pembuatan dermaga dan pemasangan bio membran atau lapisan peresapan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
RSUD Panembahan Senopati Bantul menyoroti berbagai kendala sistem rujukan BPJS Kesehatan yang masih sering dikeluhkan pasien dalam layanan JKN.
Jadwal lengkap KRL Solo-Jogja Sabtu, 25 Juli 2026. Kereta pertama berangkat pukul 05.00 WIB dari Stasiun Palur dengan tarif Rp8.000.
Jadwal lengkap KRL Jogja-Solo Sabtu, 25 Juli 2026. Tersedia 15 perjalanan dari Stasiun Yogyakarta dengan tarif Rp8.000 hingga Palur.
Indonesia dan tujuh negara mengecam penyerbuan Masjid Al-Aqsa oleh lebih dari 4.200 pemukim Israel di Yerusalem Timur.
FBI mengembalikan delapan artefak budaya asal Papua yang diselundupkan secara ilegal ke Amerika Serikat kepada Pemerintah Indonesia.
Presiden Prabowo meminta Nanik S. Deyang tetap membantu BGN sebagai bagian dewan pengawas usai mengundurkan diri.