Kasus DBD Sleman Menurun hingga Oktober 2026, Warga Diminta Tetap Waspada
Kasus DBD Sleman turun menjadi 109 hingga Oktober 2026. Dinkes mengingatkan warga rutin melakukan 3M Plus saat musim hujan.
Ilustrasi Indonesia Emas 2045./Antara
Harianjogja.com, JOGJA—Menyongsong Indonesia Emas 2045, Pemda DIY mendorong agar organisasi perangkat daerah (OPD) dapat memfasilitasi dan mendorong pemuda untuk berpartisipasi dalam perubahan.
Wakil Gubernur DIY, KGPAA Paku Alam X menyampaikan pada 2021 Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) DIY menduduki peringkat pertama nasional dengan angka 69,67. Itulah sebabnya, dia agar OPD di lingkup Pemda DIY dapat memfasilitasi pemuda agar dapat berperan dalam perubahan.
“Dalam rangka mendukung visi nasional mewujudkan Indonesia Emas 2045 dan mengoptimalkan bonus demografi di masa yang akan datang. Generasi muda, diharapkan menjadi penggerak kemajuan daerah maupun negara,” katanya di kompleks Kepatihan, Jumat (28/7/2023).
BACA JUGA: Kenal di Lapas, Dua Pemuda Berkomplot Maling Laptop
Direktur Jenderal Pembangunan Desa dan Perdesaan (Dirjen PDP) Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes-PDTT), Sugito menyampaikan pemuda dapat turut berpartisipasi dalam pembangunan desa.
“Mereka [pemuda] bisa membangun sinergi dan solidaritas sosial warga di dalam pelaksanaan pembangunan desa. Peran mereka mulai dari melakukan misalnya pendataan. Peran mereka menemukan, mengenali berbagai potensi, sampai mereka untuk bersama-sama mengambil kebijakan di desa,” katanya.
Dia menilai dalam pembangunan desa pemuda dapat berperan dalam berbagai hal, antara lain dalam pengembangna sumber daya manusia (SDM) melalui kewirausahaan, pengembangan sistem informasi desa, dan pendampingan pengelolaan dan manajemen BUMDes.
Selain itu, menurut Sugito pemuda juga dapat berperan dalam peningkatan ekonomi desa antara lain dengan menciptakan nilai tambah terhadap produk desa, pengembangan e-commerce, pertanian organik dan pengembangan desa wisata.
Namun, menurut Sugito dalam beberapa situasi masih ditemui kurangnya ruang bagi pemuda untuk dapat berpartisipasi dalam pembangunan. Karena itulah, menurutnya berbagai pihak harus memberikan ruang agar pemuda dapat turut berkontribusi dalam pembangunan. “Kemudian juga untuk bersama-sama di desa bersama dengan kelembagaan atau pemerintah desa untuk selalu aktif. Ruang itu saya yakin harus sama-sama diberikan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus DBD Sleman turun menjadi 109 hingga Oktober 2026. Dinkes mengingatkan warga rutin melakukan 3M Plus saat musim hujan.
Rekrutmen CPNS dan PPPK Gunungkidul 2026 belum dipastikan. Pemkab mengajukan 370 formasi, tetapi masih menunggu keputusan pusat.
Simak informasi SIM Keliling Bantul November 2026, jadwal layanan di Manding, syarat perpanjangan, dan biaya SIM A serta SIM C.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 2 November 2026 tersedia 15 kali keberangkatan. Simak jadwal 13 stasiun dan tarif Rp8.000.
SIM Keliling Polda DIY beroperasi selama November 2026 di sejumlah lokasi. Simak jadwal, persyaratan, dan biaya perpanjangan SIM A serta C.
Jalan Usaha Tani Blubuk Kulonprogo mendapat dukungan CSR Pertamina Rp500 juta untuk memudahkan petani dan menggerakkan ekonomi warga.