Malioboro Diserbu 50.138 Wisatawan, Malam Jadi Puncak Keramaian
Malioboro dipadati 50.138 wisatawan saat long weekend. Puncak kunjungan terjadi malam hari di Jogja.
Ilustrasi Indonesia Emas 2045./Antara
Harianjogja.com, JOGJA—Menyongsong Indonesia Emas 2045, Pemda DIY mendorong agar organisasi perangkat daerah (OPD) dapat memfasilitasi dan mendorong pemuda untuk berpartisipasi dalam perubahan.
Wakil Gubernur DIY, KGPAA Paku Alam X menyampaikan pada 2021 Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) DIY menduduki peringkat pertama nasional dengan angka 69,67. Itulah sebabnya, dia agar OPD di lingkup Pemda DIY dapat memfasilitasi pemuda agar dapat berperan dalam perubahan.
“Dalam rangka mendukung visi nasional mewujudkan Indonesia Emas 2045 dan mengoptimalkan bonus demografi di masa yang akan datang. Generasi muda, diharapkan menjadi penggerak kemajuan daerah maupun negara,” katanya di kompleks Kepatihan, Jumat (28/7/2023).
BACA JUGA: Kenal di Lapas, Dua Pemuda Berkomplot Maling Laptop
Direktur Jenderal Pembangunan Desa dan Perdesaan (Dirjen PDP) Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes-PDTT), Sugito menyampaikan pemuda dapat turut berpartisipasi dalam pembangunan desa.
“Mereka [pemuda] bisa membangun sinergi dan solidaritas sosial warga di dalam pelaksanaan pembangunan desa. Peran mereka mulai dari melakukan misalnya pendataan. Peran mereka menemukan, mengenali berbagai potensi, sampai mereka untuk bersama-sama mengambil kebijakan di desa,” katanya.
Dia menilai dalam pembangunan desa pemuda dapat berperan dalam berbagai hal, antara lain dalam pengembangna sumber daya manusia (SDM) melalui kewirausahaan, pengembangan sistem informasi desa, dan pendampingan pengelolaan dan manajemen BUMDes.
Selain itu, menurut Sugito pemuda juga dapat berperan dalam peningkatan ekonomi desa antara lain dengan menciptakan nilai tambah terhadap produk desa, pengembangan e-commerce, pertanian organik dan pengembangan desa wisata.
Namun, menurut Sugito dalam beberapa situasi masih ditemui kurangnya ruang bagi pemuda untuk dapat berpartisipasi dalam pembangunan. Karena itulah, menurutnya berbagai pihak harus memberikan ruang agar pemuda dapat turut berkontribusi dalam pembangunan. “Kemudian juga untuk bersama-sama di desa bersama dengan kelembagaan atau pemerintah desa untuk selalu aktif. Ruang itu saya yakin harus sama-sama diberikan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Malioboro dipadati 50.138 wisatawan saat long weekend. Puncak kunjungan terjadi malam hari di Jogja.
Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) Yogyakarta kembali menggelar EduCareer Connect 2026 bertajuk “From Campus to Career: Connecting Education, Opportunities
Gempa Sukabumi Magnitudo 4,5 mengguncang Jawa Barat akibat aktivitas sesar aktif bawah laut, BMKG pastikan belum ada gempa susulan.
DPAD DIY mengakuisisi untuk mengelola arsip termasuk arsip pribadi, seniman, budayawan dan arsip-arsip yang menyimpan memori kolektif.
Identitas 11 bayi yang ditemukan di Pakem Sleman masih ditelusuri Pemkab Sleman untuk penerbitan dokumen resmi dan asal-usul bayi.
Bank Indonesia mencatat pertumbuhan utang luar negeri Indonesia triwulan I 2026 melambat, dengan rasio ULN terhadap PDB turun menjadi 29,5 persen.