114.528 Warga Gunungkidul Berpotensi Terdampak Kekeringan
114.528 warga Gunungkidul berpotensi terdampak kekeringan. BPBD terus menyalurkan bantuan air bersih seiring kemarau yang diprediksi lebih panjang.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Sebanyak tiga warung di kawasan Pantai Somandeng di Kalurahan Tepus, Tepus, terbakar pada Sabtu (19/8/2023) sekitar pukul 18.30 WIB. Meski tidak sampai menimbulkan korban jiwa, namun dua orang dilaporkan terluka karena berupaya memadamkan api.
BACA JUGA: 6 Titik Kebakaran Terjadi saat Malam Tirakatan
Korban terluka adalah Wijiyono,42, warga Dusun Singkil, Tepus, dan isterinya, Rusmiyati. Hingga Minggu (20/8/2023) pagi, seorang korban masih menjalani rawat inap.
Kapolsek Tepus, Iptu Larso mengatakan, kebakaran bermula saat tabung elpiji kemasan tiga kilogram di warung ngadat. Praktis untuk aktivitas masak memasak menggunakan tungku kayu bakar.
Pada saat bersamaan, korban Wijiyono mencoba memperbaiki tabung gas melon agar kembali berfungsi. Nahasnya, saat menekan pentil pengaman tabung, gas keluar dan menyambar api dari tungku hingga terjadinya ledakan.
Korban sempat berupaya mematikan kobaran dengan menyiram air, namun api malah semakin membesar, hingga akhirnya mengenai kedua kakinya. Melihat suaminya terluka, Rusmiyati berupaya menolong tapi ikut menjadi korban dengan mengalami luka bakar di bagian kaki kiri.
Wijoyono juga sempat meminta bantuan ke temannya Sukiyanto. Saksi pun langsung memanggil bantuan untuk upaya pemadaman lebih lanjut.
“Korban langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan. Satu korban sudah diperbolehkan pulang, tapi satunya masih menjalani rawat inap hingga sekarang,” kata Larso saat dihubungi Minggu (20/8/2023) pagi.
Selain membakar warung milik korban, api juga sempat merembet ke dua warung di dekatnya. Api dapat dipadamkan sekitar satu jam berselang. Usai mendapatkan laporan, petugas dari Polsek Tepus juga telah menyelidiki penyebab terjadinya kebakaran.
“Memang ada korban, tapi keduanya selamat. Kerugian ditaksir sebesar Rp26 juta,” katanya.
Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemadam Kebakaran Gunungkidul, Hanndoko membenarkan adanya kebakaran di kawasan Pantai Somandeng di Kapanewon Tepus. Meski ada korban terluka, namun ia memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.
“Korban bisa selamat meski ada luka bakar di bagian kaki,” katanya.
Handoko mengakui, sejak awal tahun hingga sekarang sudah ada 48 kebakaran di wilayah Gunungkidul. Untuk penyebabnya bermacam-macam mulai dari kebocoran tabung gas, korsleting listrik hingga aktivitas pembakaran sampah yang merembet ke bangunan rumah atau kandang.
“Kebakaran tidak hanya menimpa bangunan, tapi juga ada karena kebakaran lahan. Total kerugian sudah mencapai Rp2,6 miliar,” katanya.
Dia berharap kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati karena di musim kemarau potensi kebakaran lebih tinggi. Di sisi lain, upaya pemadaman juga lebih sulit karena embusan angin dan ketersediaan air makin menipis.
“Jadi harus selalu hati-hati. Misal saat membakar sampah harus dipastikan mati saat ditinggalkan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
114.528 warga Gunungkidul berpotensi terdampak kekeringan. BPBD terus menyalurkan bantuan air bersih seiring kemarau yang diprediksi lebih panjang.
Jadwal SIM Keliling Sleman Rabu 22 Juli 2026 digelar di MPP Sleman. Simak lokasi, jam layanan, dan syarat perpanjangan SIM.
Cek jadwal lengkap KA Bandara YIA Jogja Rabu 22 Juli 2026. Tersedia layanan reguler dan Xpress menuju Bandara YIA yang cepat dan anti macet.
Cek jadwal lengkap KRL Solo-Jogja Rabu 22 Juli 2026. Tarif tetap Rp8.000 dengan 12 perjalanan dari Palur menuju Yogyakarta.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 22 Juli 2026 lengkap dari Stasiun Jogja hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 dengan 15 perjalanan setiap hari.
Rest day membantu memulihkan otot, mencegah cedera, dan menjaga kebugaran tubuh. Simak manfaat dan cara menjalankannya dengan tepat.