Dewan Soroti Ketimpangan Pembangunan Antarkapanewon di Gunungkidul
DPRD Gunungkidul mendorong RTRW baru untuk memangkas ketimpangan pembangunan antarkapanewon, termasuk akses jalan, air bersih, listrik, dan investasi.
Sejumlah pengunjung dan tamu undangan mengikuti Upacara Peringatan Kemerdekaan RI di Pantai Baron, Kamis (17/8/2023). Rencananya mulai tahun depan, tiket masuk kawasan wisata ini bakal dinaikan.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Harga tiket masuk wisata Gunungkidul kawasan pantai bakalan naik mulai Januari 2024. Adapun kenaikan antara Rp3.000-5.000 per kawasan wisata pantai.
Kenaikan harga tiket itu tertuang dalam kesepakatan bersama antara DPRD Gunungkidul dengan bupati mengenai Reperda tentang Pajak dan Retribusi Daerah. Kesepakatan ditandatangani dalam Rapat Paripurna DPRD, Selasa (22/8/2023).
Sesuai dengan draf rancangan yang telah disepakati bersama, kenaikan tertinggi terjadi pada retribusi masuk kawasan Pantai Baron. Tarif yang berlaku sekarang Rp10.000 per orang (sudah termasuk asuransi Rp500 per orang), rencananya akan naik menjadi Rp15.000 per orang.
Kenaikan tarif juga berlaku pada kawasan wisata Gunungkidul khusus Pantai Wediombo, Pantai Siung, Pantai Ngobaran, Pantai Gesing dan Pantai Timang. Di sejumlah objek ini, tarif yang berlaku sekarang sebesar Rp5.000 per orang (sudah termasuk asuransi), namun mulai tahun depan naik menjadi Rp8.000 per orang di setiap destinasi.
Selain itu, juga ada penarikan retribusi baru untuk kawasan wisata Poktunggal yang meliputi Pantai Seruni dan Watunene dengan tarif Rp8.000 per orang (sudah termasuk asuransi).
BACA JUGA: Libur HUT Kemerdekaan Kerek Kunjungan Wisata di Bantul
Ketua Pansus Raperda tentang Pajak dan Retribusi Daerah, Sumaryanta mengatakan konsekuensi batalnya penerapan tiket untuk setiap destinasi wisata Gunungkidul, maka akan ada kebijakan menaikkan retribusi masuk khususnya di kawasan pantai. Kenaikan tertinggi di Pantai Baron dari Rp10.000 menjadi Rp15.000 per orang.
“Sudah disepakati dalam draf raperda yang telah disetujui bersama dengan Bupati,” kata Sumaryanta, Selasa (22/8/2023).
Meski demikian, ia mengakui tidak semua tempat wisata Gunungkidul kawasan pantai mengalami kenaikan tarif. Sebagai contoh untuk kawasan Pantai Siung dan Ngedan tetap sama dengan nominal Rp5.000 per orang.
Kepala Dinas Pariwisata Gunungkidul, Oneng Windu Wardhana mengatakan kenaikan tarif retribusi masuk wisata Gunungkidul, khususnya pantai sudah dituangkan didalam draf Raperda tentang Pajak dan Retribusi Daerah.
Meski kenaikan tiket wisata Gunungkidul kawasan pantai, telah disepakati bersama, namun tak serta merta bisa langsung diterapkan karena sesuai dengan instruksi dalam Undang-Undang No.1/2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Daerah, pemberlakukan baru mulai awal Januari 2024. “Sekarang masih berlaku tarif yang lama,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Gunungkidul mendorong RTRW baru untuk memangkas ketimpangan pembangunan antarkapanewon, termasuk akses jalan, air bersih, listrik, dan investasi.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 12 September 2026 dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
KBD Tahap III-V Solo menyasar Gandekan, Tipes dan Semanggi dengan perbaikan talud, pavingisasi dan saluran air untuk cegah genangan.
PISA 2025 menempatkan Singapura teratas di ASEAN. Indonesia berada di posisi keenam berdasarkan skor sains. Cek skor lengkapnya.
Persijap Jepara vs Borneo FC pada pekan kedua Super League 2026/27. Simak kondisi kedua tim dan prediksi pertandingannya.
DPRD Kulonprogo meminta hasil panen petani lokal diprioritaskan untuk memenuhi cadangan pangan daerah.