Selomartani Kembangkan Pertanian Cerdas IoT, Jadi Percontohan Sleman
Selomartani mulai mengembangkan pertanian cerdas berbasis IoT melalui CSR AAMAI 2026 untuk memperkuat ketahanan pangan dan produktivitas petani.
Transmigrasi - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, KULONPROGO—Calon transmigran (catrans) asal Kabupaten Kulonprogo yang akan menempati satuan Permukiman Salulisu, Kawasan Tobadak, Mamuju Tengah, Sulawesi Barat sedang mengikuti pelatihan di Balai Besar Pelatihan dan Pemberdayaan Masyarakat (BBPPM), Sleman.
Kepala Bidang Transmigrasi Disnakertrans Kulonprogo, Heri Widodo mengatakan calon transmigran yang mengikuti pelatihan ada dua kepala keluarga (KK) berasal dari Girimulyo dan Kokap, Kulonprogo.
"Terkait dengan persiapan sebelum pemberangkatan, Disnakertrans Kulonprogo telah mengirim dua kepala keluarga untuk mengikuti pelatihan selama satu minggu di BBPPM Sleman," kata Heri, Minggu (3/9/2023).
Heri menambahkan bahwa dua KK yang telah dikirim ke BBPPM Sleman akan mendapat berbagai pengetahuan sebagai bekal di lokasi transmigrasi. Bekal tersebut meliputi pengolahan lahan dan teknik bercocok tanam. "Harapan kami setelah penempatan besok, transmigran mampu segera bergerak mengolah lahan pekarangan di sana," katanya.
BACA JUGA: Generasi Milenial di DIY Diajak Berpartisipasi Dukung Transmigrasi
Di Salulisu, Kawasan Tobadak, sawit menjadi potensi yang sangat dapat digarap oleh calon transmigran. Apabila berhasil, sawit dapat mendongkrak kesejahteraan catrans. Dia juga menegaskan masyarakat Kulonprogo antusias mengikuti program transmigrasi. Hanya saja, Salulisu belum menjadi lokasi favorit. Oleh karena itu, hanya ada tiga KK yang awalnya mendaftar transmigrasi. "Alokasi dari Pemerintah Pusat untuk Kulonprogo juga hanya dua KK," ucapnya.
Tidak lama lagi, Disnakertrans Kulonprogo akan mengecek kesiapan rumah tinggal, jaringan listrik, dan sarana air bersih di Salulisu. "Terkait pengecekan lokasi di Salulisu itu jadi tapi memang belum tahu kapan [tanggalnya]. Soalnya kan ngeceknya bersama-sama kabupaten/kota lain. Paling cepat Oktober, paling molor ya November 2023," lanjutnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Selomartani mulai mengembangkan pertanian cerdas berbasis IoT melalui CSR AAMAI 2026 untuk memperkuat ketahanan pangan dan produktivitas petani.
Gempa M6,2 mengguncang Parigi Moutong dan terasa di Palu. BMKG menyebut gempa tidak berpotensi tsunami. Gempa M6,3 juga mengguncang Simalungun.
Rhoma Irama kembali tampil di Malaysia setelah sekitar 20 tahun absen. Bersama Soneta, ia mengguncang Latihan Pestapora di Kuala Lumpur.
Uni Eropa menawarkan satelit Copernicus untuk membantu pencarian korban gempa NTT M7,7 yang menewaskan 47 orang.
Prabowo paling sering menyebut kata Indonesia dalam pidato kenegaraan 2026, disusul rakyat, tahun, anak, sekolah, hingga BUMN.
Gempa 7,7 SR di Flores NTT menewaskan 38 orang. Pemerintah kirim 50.000 paket sembako dan kerahkan TNI untuk evakuasi korban.