Simulasi Bencana di Kepatihan Tingkatkan Kesiapsiagaan Penyelamatan
Pemda DIY gelar simulasi bencana gempa di Kompleks Kepatihan untuk tingkatkan kesiapsiagaan. ASN dilatih penyelamatan diri dan penanganan darurat di Yogyakarta.
Sejumlah petugas kepolisian Satlantas Polres Bantul mengikuti apel persiapan Operasi Zebra Progo 2023, di halaman Polres Bantul, Senin (4/9/2023)/ist Polres Bantul
Harianjogja.com, BANTUL—Polres Bantul akan menggelar Operasi Zebra Progo 2023, selama periode 4-17 September. Dalam operasi ini, sejumlah pelanggaran menjadi sasaran prioritas, diantaranya melawan arus dan melebihi batas kecepatan.
Kapolres Bantul, AKBP Michael R Risakotta, menjelaskan operasi yang akan berlangsung selama dua pekan ini mengedepankan kegiatan preemtif, preventif, dan didukung pola gakkum secara elektronik dan teguran simpatik dari para petugas kepolisian.
Untuk itu, para pengendara diingatkan agar melengkapi surat-surat kendaraannya dan untuk mematuhi aturan lalu lintas yang sudah ditetapkan. “Operasi Zebra 2023 ini dilakukan guna menciptakan suasana keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas yang kondusif,” katanya usai Apel Operasi Zebra Progo 2023 di halaman Polres Bantul, Senin (4/9/2023).
Setidaknya ada tujuh pelanggaran prioritas menjadi sasaran dalam Operasi Zebra 2023, yakni melawan arus, berkendara di bawah pengaruh alkohol, menggunakan HP saat mengemudi, tidak menggunakan helm SNI, mengemudikan kendaraan tanpa sabuk pengaman, melebihi batas kecepatan, serta berkendara di bawah umur, tidak memiliki SIM.
Beberapa pelanggaran tersebut menjadi prioritas untuk ditegakkan karena menurutnya berpotensi menimbulkan kecelakaan di jalan. “Menurunkan angka pelanggaran lalu lintas, menurunkan angka kecelakaan lalu lintas, dan jumlah fatalitas korban kecelakaan,” katanya.
Dalam apel Operasi Zebra Progo 2023, Kapolres Bantul membacakan amanat Kapolda DIY, Irjen Pol Suwondo Nainggolan. Di situ disebutkan berdasarkan data hasil penegakan hukum lalu lintas Ditlantas Polda DIY, selama Januari-Juli ada sebanyak 164.736 pelanggaran lalu lintas di DIY.
Dari jumlah tersebut, pelanggar yang ditilang sebanyak 25.503 orang dan teguran sebanyak 139.233 orang. “Sedangkan untuk kecelakaan lalu lintas sebanyak 3.862 kasus dengan korban meninggal dunia sebanyak 258 orang,” ungkapnya.
Maka untuk mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas, Polda DIY beserta jajaran dengan didukung instansi terkait lainnya akan menggelar operasi kepolisian terpusat dengan sandi Operasi Zebra Progo 2023. Operasi serupa juga dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemda DIY gelar simulasi bencana gempa di Kompleks Kepatihan untuk tingkatkan kesiapsiagaan. ASN dilatih penyelamatan diri dan penanganan darurat di Yogyakarta.
Awan panas guguran Merapi terjadi 5 Juli 2026 ke arah Kali Putih. Status masih Siaga, warga diminta jauhi zona bahaya.
BTS resmi dinobatkan sebagai tamu kehormatan di La Plata, Argentina, menjelang konser Oktober 2026 dan terus mendominasi tangga lagu global.
Transformasi Pokdarwis jadi koperasi diyakini mampu tingkatkan ekonomi desa wisata dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Libur sekolah memicu lonjakan wisatawan Lava Tour Merapi di Sleman. Banyak pengunjung tak kebagian jip karena seluruh armada telah dipesan lebih dulu.
Timnas Meksiko mengembalikan hadiah Rolex senilai Rp17,9 miliar dari YouTuber SteveWillDoIt karena khawatir melanggar kode etik FIFA.