Skrining TBC Gunungkidul Belum Optimal, Kesadaran Warga Jadi Kendala
Skrining TBC di Gunungkidul baru menemukan 411 kasus dari target 1.148 hingga Agustus 2026. Kesadaran warga menjadi salah satu kendala.
Warga mendapatkan kupon yang dipergunakan menebus beras murah dalam operasi pasar di Kapanewon Paliyan. Senin (4/9/2023)./Istimewa
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Perdagangan (Disdag) Gunungkidul bersama Bulog menggelar operasi pasar. Program ini menjadi bagian untuk menyetabilkan harga beras yang sedang naik.
Kepala Dinas Perdagangan Gunungkidul, Kelik Yuniantoro mengatakan kerja sama dengan Bulog dilakukan melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) lewat kegiatan operasi pasar.
Adapun lokasinya ada di beberapa titik mulai dari Kapanewon Paliyan hingga Balai Kaluahan Baleharjo, Wonosari. “Hari ini kami mulai di aula Kapanewon Paliyan,” kata Kelik, Senin (4/9/2023).
Untuk jadwal selanjutnya, operasi pasar dilaksankaan di Balai Kalurahan Karangasem, Paliyan pada Rabu (6/9/2023). Di Dusun Trowono B di Kalurahan Karangasem, Paliyan, Senin (11/9/2023) dan terakhir dilaksanakan di Kalurahan Baleharjo, Wonosari pada Rabu (13/9/2023).
Dia menjelaskan, operasi pasar digelar untuk menyetabilkan harga beras. Kelik tidak menampik harga beras di pasaran sedang tinggi. Per kilonya dipatok Rp12.000-14.000. “Sudah di atas Harga Eceran Tertinggi [HET]. Sebelumnya HET dipatok Rp9.450 per kilo, tapi sejak 1 September 2023 menjadi Rp10.900 per kilogram,” katanya.
Kelik mengungkapkan untuk penetapan HET mengacu pada Peraturan Badan Pangan Nasional No.67/2023 tentang HET Beras. “Sudah ada acuannya. Tetapi, untuk sekarang harganya masih di atas HET,” katanya.
BACA JUGA: Bulog Jogja Siapkan 39.000 Ton untuk Operasi Pasar Bera
Kepala Bidang Perdagangan, Dinas Perdagangan Gunungkidul, Asar Jajang Riyanti mengatakan, di empat lokasi operasi pasar beras, masing-masing mendapatkan jatah sebanyak empat ton. Untuk pelaksanaan di hari pertama berjalan dengan lancar karena stok terbeli semua oleh masyarakat. “Antusiasmenya tinggi. Beras untuk operasi pasar cepat habis dibeli warga,” katanya.
Asar menjelaskan, didalam operasi pasar ada pembatasan pembelian sebanyak empat paket dengan setiap paket berisi beras seberat lima kilogram. Adapun harganya dipatok Rp10.500 per kilonya, sehingga satu paketnya ditebus Rp52.500. “Harga penebusan disesuaikan dengan HET terbaru dari Badan Pangan Nasional,” katanya.
Menurut dia, untuk operasi hanya dikhususnya bagi beras. Adapun untuk komoditas lain belum ada dikarenakan pelaksanaan disesuaikan dengan kondisi di lapangan. “Saat sekarang harga beras sedang naik sehingga operasi pasar digelar untuk stabilitas di pasaran,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Skrining TBC di Gunungkidul baru menemukan 411 kasus dari target 1.148 hingga Agustus 2026. Kesadaran warga menjadi salah satu kendala.
Harga emas Antam, UBS, dan Galeri 24 di Pegadaian hari ini, Sabtu 26 September 2026, lengkap dengan harga jual dan buyback.
UNS Surakarta juara Campus League Badminton 2026 setelah menaklukkan BINUS dalam drama tiga set. UNS juga meraih gelar ganda putra.
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah (Bank Jateng) memperkuat sinergi dengan PT Kawasan Industri Wijayakusuma (KIW) dan para pelaku usaha di kawasan industri
Guruh Soekarnoputra wafat di usia 73 tahun. Simak profil, pendidikan, perjalanan seni, penghargaan, hingga kiprahnya di DPR.
Sakit gigi berulang dan gigi berlubang dalam bisa menjadi tanda kerusakan. Kenali kapan Perawatan Saluran Akar atau PSA diperlukan.