Proyeksi Rupiah Hari Ini Tertekan, Pasar Tunggu Data Ekonomi AS
Proyeksi rupiah hari ini diperkirakan melemah di tengah penantian data ekonomi AS dan rilis neraca perdagangan serta inflasi Indonesia.
Polisi. - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—Kepala Kepolisian Daerah Istimewa Jogja Inspektur Jenderal Polisi Suwondo Nainggolan menyebut kolaborasi Polisi RW (Rukun Warga) dan Jaga Warga efektif membantu menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
"Dengan adanya Jaga Warga dan Polisi RW, tugas memelihara kamtibmas bisa terbantu dan lebih mudah," kata Suwondo, Selasa (5/9/2023).
Sebelumnya pada Senin (4/9/2023) malam, Kapolda didampingi sejumlah jajarannya mengadakan silaturahmi dengan anggota Jaga Warga dan Polisi RW di Ambarketawang, Kecamatan Gamping, Kabupaten Sleman
Kapolda menuturkan Polisi RW merupakan personel Polri yang ditunjuk menjalankan tugas di lingkup RW, di samping menjalankan semua fungsi kepolisian.
Sementara Jaga Warga dapat diartikan orang atau kelompok masyarakat tertentu yang bertanggung jawab menjaga keamanan lingkungan masing-masing.
BACA JUGA: Buron 5 Bulan, Pelaku Pembacokan di Ring Road Selatan Ditangkap
"Semisal kamling, diskusi untuk menyelesaikan permasalahan supaya dapat diselesaikan secara mufakat saat ada tetangga berselisih paham," kata dia.
Kelompok Jaga Warga, menurut Suwondo, semestinya lebih efektif dalam mencegah munculnya permasalahan di tengah masyarakat, salah satunya mengantisipasi maraknya pencurian sepeda motor di bulak persawahan maupun permukiman warga.
Kapolda menambahkan Bhabinkamtibmas, Polisi RW, serta Jaga Warga dapat membuat inovasi bersama dalam menjaga keamanan masyarakat sebab ketiganya tidak sulit memetakan lokasi yang rawan, sekaligus menjadi penghubung antara masyarakat dengan Polri.
"Silakan menyelesaikan suatu permasalahan, namun ada batasnya, jangan sampai menimbulkan masalah baru dan jangan dilakukan bila akan timbul permasalahan sosial yang lebih besar," kata Suwondo.
Kapolda berharap Polisi RW dan Jaga Warga bertatap muka dengan ketua RW dan dukuh setiap pekan untuk berdiskusi terkait keamanan di lingkungan setempat.
"Diskusikan terlebih dahulu untuk mengantisipasi setiap permasalahan yang akan timbul serta mencegah terjadinya permasalahan baru," kata dia.
Sementara itu, saat silaturahmi dengan anggota Jaga Warga dan Polisi RW di Ambarketawang, Kecamatan Gamping, Sleman, Senin (4/9/2023) malam, Suwondo juga berpesan kepada para orang tua agar menghubungi Jaga Warga dan Polisi RW manakala hingga pukul 22.00 WIB anak-anak remaja mereka belum pulang.
"Semoga dengan adanya Polisi RW dan Jaga Warga ini bisa mempunyai andil dan berperan serta membantu kegiatan masyarakat dalam segala hal utamanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat," tutur Suwondo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Proyeksi rupiah hari ini diperkirakan melemah di tengah penantian data ekonomi AS dan rilis neraca perdagangan serta inflasi Indonesia.
Rentetan kecelakaan di MotoGP Assen memicu kritik pembalap soal keselamatan dan desain run-off sirkuit yang dinilai berbahaya.
Pemkab Gunungkidul masih menunggu kepastian kuota transmigrasi 2026 dari pemerintah pusat untuk 15 keluarga calon transmigran.
Awkarin diperiksa Polda Metro Jaya sebagai saksi dalam kasus dugaan penipuan agen perjalanan umrah Hanania Group.
Ketua Komisi A DPRD DIY Eko Suwanto menyampaikan duka cita atas wafatnya lima peserta pelatihan KDMP dan meminta evaluasi menyeluruh.
Persib Bandung resmi rekrut bek Prancis Gabriel Mutombo dari Ratchaburi FC untuk memperkuat lini belakang musim 2026-2027.