Stray Kids Rebut Puncak Billboard 200 Lagi, Album ke-9 Debut di No. 1
Stray Kids kembali mencetak sejarah di Billboard 200. "This & That" jadi album ke-9 mereka yang debut di posisi No. 1, menyamai rekor Rolling Stones. Baca selen
Poster yang dibentangkan Masyarakat Peduli Sidorejo (MPS) saat menggelar aksi di Kantor Bupati Sleman, Rabu (13/9/2023)/ Harian Jogja-Jumali
Harianjogja.com, SLEMAN—Masyarakat Peduli Sidorejo (MPS) dan pamong Kalurahan Sidorejo, Kapanewon Godean melayangkan ultimatum kepada Lurah Sidorejo Is Haryanto pada aksi unjukrasa lanjutan yang digelar Rabu (13/9/2023) di halaman Kalurahan Sambirejo.
Jika dalam waktu 3 hari Lurah Sidorejo Is Haryanto tidak segera memecat Sri Wahyunarti dari jabatan Jogoboyo, maka pamong desa Sidorejo akan mogok kerja dan menutup kantor Kalurahan Sidorejo.
"Kesepakatan dari para pamong desa Sidorejo memang jika dalam tiga hari, tidak ada [pemecatan], maka mereka akan mogok," kata koordinator MPS Sutrisno, Rabu (13/9/2023).
Menurut Sutrisno, keputusan mogok yang dilakukan oleh para pamong desa Sidorejo karena mereka sepakat dengan warga jika persoalan yang dihadapi oleh Sri Wahyunarti harus diselesaikan.
BACA JUGA: Datangi Pemkab, MPS Tuntut Pemecatan Jogoboyo Sidorejo Godean
Terkait dengan kondisi kantor kalurahan Sidorejo, karena kasus Sri Wahyunarti, Sutrisno menyatakan semantara masih kondusif. "Tapi tidak sehat. Kami tidak tahu nanti setelah tiga hari jika tuntutan ini tidak dipenuhi," terang Sutrisno.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kalurahan (PMK) Sleman Samsul Bakri mengatakan pihaknya tidak punya kewenangan untuk melakukan pemecatan terhadap Sri Wahyunarti.
Kewenangan pemecatan ada di tangan lurah Sidorejo. Dinas, kata dia, saat ini hanya bisa mendorong dan memonitor kinerja dari lurah Sidorejo agar persoalan ini segera diatasi.
"Karena kita kan hanya bisa monitor dan kawal pak lurah selesaikan semua. Untuk yang berhak pemberhentian ada di pak lurah. Karena aturannya seperti itu," katanya.
BACA JUGA: Tak Hanya Tanda Tangan, Jogoboyo Sidorejo Godean Diduga Palsukan Stempel
Sementara disinggung mengenai tenggat waktu tiga hari untuk menyelesaikan masalah Sri Wahyunarti, Samsul menyatakan hal itu masih wajar. Jika pemeriksaan dilakukan secara maraton, maka waktu 3 hari cukup untuk memutuskan apakah Sri Wahyunarti dipecat atau mendapatkan hukuman lainnya.
"Ya, harus maraton. Tiga hari cukup harusnya, jika mau kerja maraton," terangnya.
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Sleman Aji Wuryantara dihadapan warga Sidorejo mengaku akan segera mengirimkan surat ke Lurah Sidorejo, Is Haryanto agar persoalan Sri Wahyunarti ini selesai dalam 3 hari.
"Ok, tuntutan warga 3 hari dan kami akan selesaikan hal itu. Saya janji akan selesaikan persoalan ini secepatnya," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Stray Kids kembali mencetak sejarah di Billboard 200. "This & That" jadi album ke-9 mereka yang debut di posisi No. 1, menyamai rekor Rolling Stones. Baca selen
China mengonfirmasi sejumlah warganya luka akibat gempa M7,7 NTT. Pemerintah China mengaktifkan bantuan konsuler bagi korban terdampak.
Myanmar mengakui 308.975 pengungsi Rohingya di Bangladesh sebagai mantan penduduk Rakhine dan siap menerima mereka saat kondisi aman.
BNPB mencatat 54 orang meninggal akibat gempa M7,7 di Flores, NTT. Pendataan kerusakan dan korban luka masih terus dilakukan.
Kopdes Merah Putih ditargetkan mulai beroperasi bertahap pada September 2026. Jumlahnya berpotensi melampaui 10.000 unit.
Kombes Pol. Jerrold Hendra Yosef Kumontoy dipercaya menjadi Komandan Upacara Penurunan Bendera Merah Putih di Istana Merdeka.