10 Bulan, Kasus Diare di Jogja Tembus 15.086, Ngampilan Paling Padat
Kasus diare di Jogja mencapai 15.086 hingga 10 Oktober 2026. Dinkes memperkuat pemantauan, sanitasi, dan edukasi pencegahan.
Ilustrasi salah satu tempat wisata di perbukitan Menoreh, Kulonprogo./Harian Jogja-Andreas Yuda Pramono
Harianjogja.com, KULONPROGO—Pemanfaatan teknologi informasi (TI) penting dimaksimalkan untuk mengembangkan kawasan Utara Kulonprogo yang konturnya didominasi perbukitan.
Ketua Komisi III DPRD Kulonprogo, Nur Eny Rahayu mengatakan bahwa pengembangan wilayah Utara Kulonprogo perlu menyeimbangkan antara infrastruktur fisik dan nonfisik. Unsur fisik bisa dapat berupa jalan, sedangkan nonfisik bisa berupa pemanfaatan TI.
“Terkait dengan infrastruktur nonfisik seperti TI itu menurut saya harus dipaksakan [dibangun]. Itu hal yang sudah pasti, niscaya. Kulonprogo kan ketinggalan banyak kalau tidak didorong ke arah situ [penggunaan TI untuk pengembangan wilayah],” kata Eny dihubungi, Kamis (7/9/2023).
Eny menambahkan bahwa penggunaan TI akan sangat cocok jika dipegang oleh generasi muda. Menurut dia, generasi muda dapat melakukan kolaborasi dengan tokoh-tokoh masyarakat yang notabe memiliki pengalaman mumpuni.
BACA JUGA: Kulonprogo Akan Menggelar Festival Kopi Menoreh, Catat Tanggal dan Tempatnya
Sementara berkaitan dengan pariwisata, Eny menegaskan perlu adanya inovasi dan terobosan mengenai penggunaan TI. Dia memberi contoh ketika seorang wisatawan atau pendatang singgah di Kulonprogo dapat diberikan informasi mengenai daftar destinasi wisata melalui notifikasi yang muncul di ponsel.
“Kulonprogo kan punya YIA [Yogyakarta International Airport]. Nah, orang yang datang di Kulonprogo itu nanti kalau bisa ada notifikasi mengenai destinasi yang bisa dikunjungi dan informasi lain mengenai kegiatan yang dapat dilakukan,” katanya.
Terangnya, informasi melalui notifikasi ponsel tersebut akan menahan pendatang untuk meluangkan waktu lebih lama atau length of stay dengan mengunjungi destinasi wisata. Hal ini menurut Eny berkaitan dengan hotel-hotel di Kulonprogo yang mulai tumbuh. “Kalau promosi lewat TI kalah masif dengan daerah lain, ya Kulonprogo gigit jari [ketinggalan]. Ini tantangan. Jadi seperti apa promosi yang bisa mengena,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus diare di Jogja mencapai 15.086 hingga 10 Oktober 2026. Dinkes memperkuat pemantauan, sanitasi, dan edukasi pencegahan.
Cek jadwal KRL Jogja-Solo 26 Oktober 2026, dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur. Kereta pertama pukul 05.05 WIB, tarif Rp8.000.
BPBD Sleman telah menyalurkan 1.024.000 liter air bersih hingga Oktober 2026. Sebanyak 11 sekolah dan Puskesmas Ngaglik II masih membutuhkan bantuan.
PSMS Medan mengalahkan PSIS Semarang 2-1 dan naik ke posisi kedua Grup A Pegadaian Championship 2026/2027. Dua kartu merah mewarnai laga.
Shin Tae-yong menyayangkan pemecatan sejumlah pelatih Super League 2026/2027, termasuk Jean-Paul van Gastel dan Marcos Santos setelah kalah dari Persija.
Gunung Lokon di Tomohon masih berstatus Waspada. Masyarakat dan wisatawan dilarang mendekati Kawah Tompaluan dalam radius 1,5 kilometer.