Prabowo: Banyak Negara Kini Datang ke RI Cari Beras
Presiden Prabowo menyebut sejumlah negara kini meminta membeli beras dari Indonesia di tengah ancaman krisis pangan global.
Ilustrasi Kekeringan - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) memastikan pasokan air bersih di empat kabupaten berstatus siaga darurat kekeringan masih aman hingga Desember 2023.
Kepala Bidang Penanganan Darurat Bencana BPBD DIY Lilik Andy Aryanto mengatakan empat kabupaten berstatus darurat kekeringan tersebut yakni Kabupaten Bantul, Gunungkidul, Sleman, dan Kulon Progo.
"Kami pastikan masing-masing kabupaten sampai Desember 2023 masih aman," katanya Sabtu (30/9/2023).
BACA JUGA : 9 Kapanewon di Sleman Berstatus Awas Kekeringan
Distribusi air bersih, kata dia, terus dilakukan di 30 kecamatan terdampak kekeringan yang mencakup 16 kecamatan di Gunungkidul, tujuh kecamatan di Bantul, tujuh kecamatan di Kulon Progo, dan tiga kecamatan di Sleman.
Menurut dia, hingga saat ini belum ada laporan lahan pertanian yang mengalami gagal panen akibat kekeringan karena pada umumnya petani di DIY telah memahami siklus bertanam dengan menunda bertanam padi dan menggantinya dengan tanaman palawija.
"Kalau kemarau mereka tidak menanam padi. Laporan gagal panen tidak ada, yang ada mereka menunda tanam karena kemarau," kata dia.
Dia mengatakan masing-masing kabupaten berstatus siaga darurat kekeringan itu mampu memenuhi kebutuhan penanganan kekeringan secara mandiri menggunakan anggaran reguler, kecuali Kulon Progo yang telah mengakses anggaran belanja tidak terduga (BTT).
Lilik menuturkan langkah Kulon Progo mengakses BTT disebabkan pada tahun ini diperkirakan aman sehingga tidak disiapkan anggaran memadai untuk kebutuhan distribusi air bersih.
"Kulon Progo itu dalam tiga tahun terakhir relatif tidak ada distribusi air karena perencanaan anggaran kan satu tahun sebelumnya. Tahun ini diperkirakan aman sehingga untuk anggaran regulernya sedikit," kata dia.
Dengan kemampuan anggaran, ditambah dengan banyaknya donasi, CSR serta ditemukannya sumber air bersih, menurut dia, empat kabupaten tersebut belum membutuhkan bantuan Pemda DIY.
"Di Gunungkidul kan ada beberapa sumber air bawah tanah yang sudah dieksplorasi dan beberapa potensi yang masih bisa dimanfaatkan," kata dia.
Kendati demikian, Pemda DIY telah menyiapkan batuan penyaluran air bersih melalui Dinas Sosial (Dinsos) DIY.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana BPBD DIY Noviar Rahmad mengatakan Pemda DIY baru akan turun tangan mengambil alih penanganan menggunakan dana BTT provinsi saat muncul permohonan dari pemerintah kabupaten/kota, disertai SK Gubernur DIY Tanggap Darurat perihal kekeringan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Presiden Prabowo menyebut sejumlah negara kini meminta membeli beras dari Indonesia di tengah ancaman krisis pangan global.
Presiden Prabowo beli sapi Brahman 1,2 ton dari Boyolali untuk kurban Iduladha 2026. Simak daftar sapi pilihan dari berbagai daerah.
Kinerja perbankan nasional tetap kuat di tengah tekanan global. Kredit tumbuh 9,49% dan bank BUMN jadi penopang utama ekonomi.
Ingin merencanakan kehamilan? Simak faktor penting seperti usia, kesehatan, dan gaya hidup yang memengaruhi kesuburan.
Progres Tol Jogja-Solo Seksi Trihanggo-Junction Sleman capai 85%. Ditargetkan selesai Oktober 2026 dan segera tersambung ke Tol Jogja-Bawen.
Ribuan warga hadir dalam pengajian dan sholawatan HUT ke-110 Sleman. Bupati tekankan pembangunan spiritual dan kebersamaan.