Ratusan Pelajar Bantul Diajak Keliling Museum Sepanjang 2026
Dinas Kebudayaan Bantul mengajak 400 pelajar dan komunitas mengikuti program belajar keliling museum sepanjang 2026.
Stok beras - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) DIY menyebutkan pemerintah pusat telah berencana untuk mengimpor beras untuk mengendalikan harga yang masih tinggi di dalam negeri sekaligus sebagai persiapan menghadapi masa Natal dan Tahun Baru beberapa bulan ke depan. Stok beras dalam negeri disinyalir belum mencukupi untuk menekan harga beras lantaran petani beralih tanam akibat musim kemarau.
Kepala Disperindag DIY Syam Arjayanti menjelaskan, tingginya harga beras lantaran masa panen belum datang di sejumlah sentra penghasil beras. Apalagi diprediksi sampai dengan akhir tahun nanti musim penghujan masih turun dengan intensitas rendah sehingga petani baru bisa melaksanakan musim tanam padi. Stok kebutuhan beras sampai saat ini masih mengandalkan yang dipunyai di gudang Bulog untuk menekan tingginya harga di pasar.
BACA JUGA : Harga Beras Diperkirakan Masih Jadi Pemicu Inflasi Oktober 2023
"Bulog dalam menambah stok juga kesulitan karena mencari di sawah enggak ada panen sekarang, karena petani beralih ke Palawija. Informasi terakhir pemerintah pusat sudah impor ya karena impor merupakan senjata terakhir saat ketersediaan dalam negeri tidak mencukupi untuk kebutuhan," katanya, Sabtu (14/10/2023).
Syam menjelaskan, menghadapi masa Natal dan Tahun Baru mendatang pihaknya yakin beras impor yang disiapkan pemerintah pusat sudah terdistribusi ke sejumlah wilayah termasuk DIY. Pihaknya juga telah menyiapkan anggaran sebesar Rp1 miliar untuk menggelar operasi pasar di sejumlah wilayah. Diharapkan akhir bulan ini logistik sudah tersedia dan bisa disebarkan ke pasar tradisional.
"Harapan kami masyarakat punya akses untuk membeli dengan harga murah. Kan kita masih menerapkan subsidi sebesar Rp2.000 kepada pedagang," ujarnya.
BACA JUGA : Bulog DIY Pastikan Stok Beras Aman Sampai 6 Bulan
Pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk langsung membeli beras ke toko Segoro Amarto yang dikelola oleh pemerintah. Pasalnya jika langsung ke pedagang ditakutkan harga masih tinggi padahal operasi pasar beras Stabilisasi Pasokan Harga Pasar (SPHP) sudah dilaksanakan di sejumlah titik. "Persediaan dari Bulog masih aman sampai panen berikutnya, apalagi ada tambahan dari impor ini," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinas Kebudayaan Bantul mengajak 400 pelajar dan komunitas mengikuti program belajar keliling museum sepanjang 2026.
Kemenkes mencatat 2,3 juta anak Indonesia belum pernah imunisasi dalam tiga tahun terakhir. RI kini masuk enam besar dunia kasus zero dose.
Harga emas Pegadaian hari ini 23 Mei 2026 turun. Cek daftar lengkap harga emas Antam, UBS, dan Galeri24 terbaru di sini.
Cek jadwal bus DAMRI Bandara YIA ke Jogja dan Sleman Sabtu 23 Mei 2026 lengkap dengan rute dan tarif terbaru.
Jadwal KA Bandara YIA menuju Stasiun Tugu Yogyakarta dan sebaliknya pada 20 Mei 2026, lengkap dari pagi hingga malam hari.
PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (“Perseroan”), entitas anak PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG), menyetujui pembagian dividen sebesar Rp329,3 miliar atau 50%