Advertisement
Muncul Tumpukan Sampah di Jalan Kabupaten, Ini Kata DLH Sleman
Warga melintas di tumpukan sampah di Jalan Kabupaten KM 1,5, Nusupan, Trihanggo, Gamping, Sleman, Senin (16/10/2023). - Harian Jogja/Jumali
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN—Penumpukan sampah mulai terlihat di sejumlah titik pembuangan sampah liar di Kabupaten Sleman. Salah satunya yang terjadi di Jalan Kabupaten KM 1,5, Nusupan, Trihanggo, Gamping, Sleman.
Dari pantauan Harianjogja.com, Senin (16/10/2023), sampah yang berada di utara toko Mixue Kabupaten itu terlihat menumpuk di sisi timur. Selain mengganggu penggunan jalan, sampah liar itu juga mulai menimbulkan bau tidak sedap.
Advertisement
"Itu sudah semingguan. Dan, belum ada pembersihan. Sampah itu berasal dari para pengguna jalan yang lewat sambil membuang sampahnya di tempat itu," kata Salam, 60, warga Nusupan.
BACA JUGA : Operasional TPST Tamanmartani Akan Gunakan Teknologi RDF
"Kami berharap ada tindakan dari dinas terkait, agar sampah itu bisa diambil. Karena terus terang cukup mengganggu kami," lanjutnya.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sleman, Epiphana Kristyani mengatakan akan menurunkan tim untuk menyisir dan membersihkan tumpukan sampah di tempat tersebut. Sejauh ini, diakuinya, DLH hanya menurunkan satu sampai dua armada sampah untuk menyisir dan membersihkan sampah liar.
"Kami kan jadwal sisir sampah seminggu sekali. Nanti akan kami sisir. Karena memang saat ini kami fokus ke penyelesaian pembangunan TPST Tamanmartani," kata Ephi.
Ephi mengaku sampai saat ini pihaknya memang belum bisa menerapkan sanksi tegas terhadap pembuang sampah liar. Meski demikian, DLH sejauh ini terus berkoordinasi dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sleman untuk melakukan pengawasan dan penertiban pembuangan sampah liar.
BACA JUGA : Ratusan Bank Sampah di Sleman Tidak Aktif, Kaderisasi Jadi Kendala Utama
"Ke depan kami harapkan ada pengawasan yang lebih intensif untuk keberadaan sampah liar. Kami juga masih terus menyosialisasikan ke kelurahan terkait pemilahan sampah. Kami sadarkan mereka, yang lain bisa kok kenapa mereka tidak bisa," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Waspada Efek Perang Timur Tengah, Malaysia Perketat Keamanan
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Biaya Hidup di Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil
- Pacuan Kuda Bantul Makin Meriah STY dan Es Krim Jadi Magnet
- Jenazah 2 Prajurit Gugur di Lebanon Tiba di Lanud Adisutjipto
- Belanja Pegawai Bantul Tembus 34 Persen Rekrutmen Dipangkas
- Tabrak Truk yang Putar Balik, Pengendara Motor Tewas di Gamping Sleman
Advertisement
Advertisement








