Bus Sekolah Gunungkidul Kembali Normal, Ada Tambahan Rp270 Juta
Bus sekolah Gunungkidul kembali melayani antar jemput sejak 7 September setelah Pemkab menyiapkan tambahan anggaran Rp270 juta.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Mayat seorang laki-laki ditemukan membusuk di Alas Ngampar di Padukuhan Parangrejo, Girijati, Purwosari, Sabtu (21/10/2023) petang. Hasil identifikasi dari polisi, diketahui jasad itu adalah bernama Ngajiyo, 59, asal Kapanewon Pundong, Bantul.
Kasi Humas Polres Gunungkidul, Iptu Suranto mengatakan penemuan mayat yang sudah membusuk pertama kali diketahui oleh Jumali, 60, warga Parangrejo saat mencari rumput. Ketika melintas di dekat penemuan jasad itu, saksi mencium bau busuk yang menyengat.
Penasaran dengan bau ini, Jumali langsung berusaha mencari sumbernya hingga akhirnya menemukan jasad korban. “Pencarian tidak dilakukan sendiri karena juga melibatkan warga lainnya yang berada di Alas Ngampar,” kata Suranto kepada wartawan, Minggu (22/10/2023) siang.
Temuan ini langsung dilaporkan ke Pemerintah Kalurahan Girijati. Selanjutnya laporan diteruskan ke Polsek Purwosari guna proses evakuasi. “Setelah mendapatkan laporan petugas polsek langsung mendatangi tempat penemuan mayat,” katanya.
BACA JUGA: Warga Geger, Perempuan asal Sukoharjo Ditemukan Meninggal Dunia di Kamar Kos
Sebelum dievakuasi sudah dilakukan pemeriksaan medis. Adapun hasilnya, tidak diketemukan luka akibat tanda-tanda kekerasan.
Selain itu, diperkirakan jasad sudah meninggal dunia kurang lebih sekitar 14-20 hari yang lalu. Jenasah langsung dievakuasi oleh Satlinmas Rescue Istimewa wilayah operasi III Pantai Parangtritis.
Guna mengungkap identitas korban, polisi langsung melakukan penyelidikan. Berdasarkan hasil identifikasi degan mengacu pada ciri fisik dan pakaian yang dipergunakan diketahui jasad merupakan warga asal Pundong, Bantul. “Sudah dicek dan keluarga membenarkan bahwa temuan jasad merupakan keluarganya yang meninggalkan rumah sejak satu bulan lalu,” katanya.
Berdasarkan keterangan yang diperoleh, lanjut Suranto, Ngajiyo memiliki riwayat penyakit diabetes, depresi, dan pernah dirawat inap di Rumah sakit. “Jenazah sudah diserahkan dan dikebumikan oleh keluarga,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bus sekolah Gunungkidul kembali melayani antar jemput sejak 7 September setelah Pemkab menyiapkan tambahan anggaran Rp270 juta.
Buruh masih mengawal 10 isu dalam RUU Pelindungan Ketenagakerjaan, mulai dari upah, PHK, outsourcing hingga JKP.
Jamsostek Award 2026 DIY memberikan penghargaan kepada pemda, kalurahan, serta perusahaan. Simak daftar lengkap para penerimanya.
Lembah Oya Kedungjati di Selopamioro, Bantul, membuka peluang kerja dan pendapatan bagi pemuda sekaligus menggerakkan ekonomi desa.
Geely dan NIO memperkuat bisnis baterai dan charging dengan investasi Rp1,7 triliun serta pengembangan teknologi battery swapping.
Survei Segara Research Institute menunjukkan 73,8 persen ojol bergabung sebagai pekerja gig karena tidak mendapatkan pekerjaan formal.