Advertisement
13 Kali Guguran Lava di Merapi, Waspada Gangguan Abu Vulkanik!
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN—Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi kembali mencatat sejumlah guguran lava pada Senin (23/10/2023) dini hari. Masyarakat diimbau waspada gangguan abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi serta bahaya lahar hujan.
Dalam rentang waktu pukul 00.00-06.00 WIB, Tim Penyusun Laporan Aktivitas Gunung Merapi BPPTKG, Yulianto melaporkan total ada 13 kali guguran lava yang terjadi di Gunung Merapi. Guguran lava yang terjadi pada dini hari tersebut ada yang mengarah ke barat daya dan ada juga yang mengarah ke selatan.
Advertisement
"Teramati 12 kali guguran lava ke arah barat daya, Kali Bebeng dengan jarak luncur maksimum 1.600 meter. Teramati juga satu kali guguran lava ke arah selatan, Kali Boyong dengan jarak luncur 1.200 meter," jelas Yulianto.
Baca Juga:
Gunung Merapi Keluarkan Belasan Guguran Lava dalam 12 Jam
Kubah Gunung Merapi di Barat Daya Bertambah Tinggi, Tidak Ada Titik Magma Baru
Hari Ini Gunung Merapi Mengeluarkan 3 Kali Guguran Lava Pijar Sejauh 1,5 Kilometer
Selain belasan guguran lava, gunung yang memiliki 2968 mdpl tersebut juga mengalami sejumlah aktivitas kegeempaan. Gempa fase banyak menjadi yang paling banyak terdeteksi dengan jumlah 97 kali, beramplitudo 2-10 mm dan berdurasi 6,04-9,72 detik.
Selain itu tercatat pula 30 kali gempa guguran dengan amplitudo 3-20 mm dan durasi 23,36-164,68 detik. Sementara satu gempa low frekuensi teramati satu kali dengan durasi 10,88 detik.
Merujuk sejumlah aktivitas di atas, BPPTKG menilai tingkat aktivitas Gunung Merapi masuk pada Level III (siaga). Karenanya masyarakat diminta agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.
"Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi serta mewaspadai bahaya lahar terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi," tegasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Waspada Efek Perang Timur Tengah, Malaysia Perketat Keamanan
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Biaya Hidup di Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil
- Pacuan Kuda Bantul Makin Meriah STY dan Es Krim Jadi Magnet
- Pemadaman Listrik di Bantul 4 April 2026, Cek Wilayah Terdampak
- SIM Keliling Jogja Dibuka di Alun-Alun Kidul, Cek Jadwalnya
- Operasi SAR Yunanta di Sungai Opak Resmi Ditutup Setelah 7 Hari
Advertisement
Advertisement








