Advertisement

Arsip sebagai Media Pembelajaran untuk Kehidupan Lebih Baik

Media Digital
Selasa, 24 Oktober 2023 - 20:27 WIB
Mediani Dyah Natalia
Arsip sebagai Media Pembelajaran untuk Kehidupan Lebih Baik Tim Ahli Cagar Budaya DIY, Yuwono Sri Suwito menerangkan kepada pengunjung pameran mengenai arsip yang dipamerkan dalam Pameran Arsip 2023 bertajuk Sumbu Filosofi Yogyakarta sebagai Warisan Budaya Dunia di Gedung Depo Arsip DPAP DIY, Selasa (24/10/2023).(Harian Jogja - Stefani Yulindriani)

Advertisement

Harianjogja.com, BANTUL—Arsip bukan hanya membicarakan masa lalu. Sebab arsip dapat menjadi media pembelajaran demi kehidupan yang lebih baik di masa depan. 

Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY menggelar Pameran Arsip 2023 bertajuk Sumbu Filosofi Yogyakarta sebagai Warisan Budaya Dunia di Gedung Depo Arsip DPAP DIY, Selasa (24/10/2023). Dalam pameran tersebut diselenggarakan untuk memperkenalkan nilai dan sejarah Sumbu Filosofi. 

Advertisement

Kepala Bidang Pengolahan Arsip Statis DPAD DIY Rakhmat Sutopo menjelaskan ada tiga alasan mengapa pihaknya memilih tema Sumbu Filosofi dalam pameran itu. Pertama berkaitan dengan momentumnya yang berdekatan dengan pengesahan Sumbu Filosofi oleh Unesco. Kedua Sumbu Filosofi adalah warisan leluhur yang perlu ditransfer ke generasi saat ini agar filosofi ajaran HB I bisa diaplikasikan dalam kehidupan. 

"Terakhir kami ingin ikut mempublikasikan kekayaan DIY yang memang sangat beragam melalui keberadaan arsip," katanya.

Menurut dia melalui pameran arsip tersebut masyarakat tidak hanya dapat mengenang masa lalu serta menyaksikan bagaimana keadaan Sumbu Filosofi dari masa ke masa. Selain itu, pameran tersebut juga sebagai bukti masyarakat dapat menjadikan arsip sebagai media pembelajaran demi kehidupan yang lebih baik di masa yang akan datang. 

"Untuk materi arsip yang kita tampilkan dipilih dengan ketat. Kita diskusi juga dengan pihak terkait lain, menelusuri arsip lama di DPAD, diskusi dengan pakar, serta studi literatur," katanya. 

Baca Juga:
DPAD DIY Ikut Gencarkan Reformasi Birokrasi lewat Bedah Buku
Sudah terakreditasi A, Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah DIY Kembali Ditinjau Perpusnas
Hingga Tahun 2023, Serah Simpan KCKR di DIY Belum Optimal

Agenda Rutin

Arsiparis DPAD DIY Budi Santoso menjelaskan pameran tersebut merupakan agenda rutin yang diselenggarakan dalam rangka mengenalkan manfaat dan kegunaan arsip serta bagian edukasi kepada masyarakat luas. Pameran arsip tersebut diselenggarakan dua kali dalam setahun dan yang akan diselenggarakan ini merupakan yang kedua kalinya di tahun 2023.

"Bertepatan pula disahkannya Sumbu Filosofi sebagai warisan budaya dunia oleh Unesco, sehingga tema yang kami angkat disesuaikan agar mengajak masyarakat mengetahui bagaimana perkembangan nilai dan juga wilayah di sekitar Sumbu Filosofi dari masa ke masa," katanya. 

Budi menerangkan total ada sebanyak 29 arsip yang nantinya ditampilkan dan bisa disaksikan secara gratis oleh masyarakat luas. Sejumlah arsip itu sebagian besar terdiri dari foto dan juga gambar. Pihaknya harus memilih arsip yang lebih sesuai dengan perkembangan zaman agar masyarakat bisa menyaksikan lantaran jumlahnya yang sangat banyak. 

"Sebagian besar foto dan gambar itu diambil pada periode 1800 sampai 1900 an, kita juga menyesuaikan dengan lokasi pameran yang terbatas sehingga dipilih karya yang benar-benar representatif," jelasnya. 

Karya yang ditampilkan tersebut diambil dari khazanah Pemda DIY, Pemkot Jogja dan juga kepunyaan KITLV Belanda. Kemudian ada pula dua foto terbaru berupa gambar para delegasi Pemda DIY saat mengikuti sidang penetapan Sumbu Filosofi di Riyadh, Arab Saudi beberapa waktu lalu. Sementara foto lainnya berisi tentang Panggung Krapyak, Keraton Yogyakarta, Tugu dan sejumlah atribut lain. 

"Masyarakat bisa berkunjung ke lokasi pameran dan gratis untuk bisa mengetahui atribut serta kawasan Sumbu Filosofi dari masa ke masa," katanya. (BC)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Harian Jogja
100 Anak Ikut Khitan Massal di Sleman

100 Anak Ikut Khitan Massal di Sleman

Jogjapolitan | 12 hours ago

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Terduga Penembak Donald Trump Tewas Ditembak, Motif Masih Diselidiki

News
| Minggu, 14 Juli 2024, 08:47 WIB

Advertisement

alt

Bogor Punya Banyak Wisata Alam yang Layak Dikunjungi, Ini Daftarnya

Wisata
| Sabtu, 13 Juli 2024, 22:27 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement