256 RTLH Gunungkidul Diperbaiki, Target Tuntas Akhir September
Pemkab Gunungkidul perbaiki 256 RTLH dengan anggaran Rp5,12 miliar. Target rampung akhir September melalui program APBD 2026.
Ilustrasi. /Antarafoto
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Panitia Seleksi Daerah (Panselda) telah menyelesaikan proses pendaftaran calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) di Gunungkidul. Tahapan selanjutnya tes kompetensi dasar yang rencananya dilaksanakan pertengahan bulan ini.
Kepala Bidang Formasi Pengembangan dan Data Pegawai, Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Gunungkidul, Faarid Juni Haryanto mengatakan tahapan pendaftaran sudah selesai. Total ada 1.083 peserta yang dinyatakan lolos untuk mengikuti tes kompetensi dasar P3K.
Ia tidak menampik, peserta yang akan mengikuti tes ada tambahan. Pasalnya, saat pengumuman hasil seleksi administrasi yang dinyatakan lolos hanya 1.056 orang, namun karena ada masa sanggah terdapat 27 pendaftar yang mengajukan keberatan dan hasilnya diterima sehingga dapat mengikuti tahapan tes berikutnya. “Yang mengajukan protes ada sekitar 159 orang, tapi tidak semua diterima. Jadi, yang berhak tes kompetensi dasar sebanyak 1.083 orang,” kata Farid, Rabu (11/1/2023).
Menurut dia, jadwal dan lokasi tes kompetensi dasar telah ditentukan. Rencananya tes berbasis komputer dilaksanakan mulai 14-21 November 2023 di Kota Jogja. “Akan dilaksanakan serentak dan dilakukan secara bergantian antar kabupaten kota di DIY,” katanya.
Farid mengungkapkan, untuk kepastian jawdal CP3K Gunungkidul masih akan dibahas dengan Pemerintah DIY. “Kalau jadwal awal, untuk Gunungkidul akan dilaksanakan di hari terakhir tes. Tapi, untuk kepastian masih menunggu hasil koordinasi dengan Pemerintah DIY,” katanya.
BACA JUGA: Orientasi di Wilayah Kerja bagi PPPK Kankemenag Kulonprogo Digelar Mulai Pekan Ini
Farid berharap kepada peserta yang akan mengikuti tes untuk benar-benar mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya. “Nanti daftar dan jadwal seleksi akan kami bagikan sebelum pelaksanaan tes,” katanya.
Kepala BKPPD Gunungkidul, Iskandar meminta kepada peserta CP3K untuk tidak memercayai adanya modus penipuan berkedok membantu didalam penerimaan. Menurut dia, proses penerimaan sangat bergantung dengan kemampuan masing-masing peserta.
“Kalau ada yang memberikan iming-iming bisa membantu dan meminta imbalan merupakan modus penipuan. Sebab, proses penerimaan semuanya gratis,” kata Iskandar.
Menurut dia, sempat ada masa perpanjangan pendaftaran sehingga berdampak terhadap tahapan dalam rekrutmen. Meski ada perubahan ia berharap pelaksanaan di Gunungkidul dapat berjalan dengan lancar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Gunungkidul perbaiki 256 RTLH dengan anggaran Rp5,12 miliar. Target rampung akhir September melalui program APBD 2026.
Kolaborasi Purana dan Puragraph di Jogja ubah lukisan Abundance jadi busana artistik, hadirkan konsep “livable art” yang unik.
DPUPKP Sleman targetkan proyek jalan dan jembatan mulai akhir Juni 2026, total 14 paket pekerjaan disiapkan.
Gubernur Jateng dorong desa jadi pemasok Program MBG, libatkan BUMDes dan koperasi untuk perkuat ekonomi lokal.
Korban gempa Venezuela capai 1.430 jiwa, lebih dari 300 gempa susulan terjadi, ribuan warga luka dan kehilangan tempat tinggal.
Gunung Semeru erupsi 4 kali, kolom abu capai 1.000 meter. Status siaga, warga diminta jauhi zona bahaya.