Advertisement
Tes PPPK Dilaksanakan Pertengahan Bulan Ini
Ilustrasi. - Antarafoto
Advertisement
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Panitia Seleksi Daerah (Panselda) telah menyelesaikan proses pendaftaran calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) di Gunungkidul. Tahapan selanjutnya tes kompetensi dasar yang rencananya dilaksanakan pertengahan bulan ini.
Kepala Bidang Formasi Pengembangan dan Data Pegawai, Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Gunungkidul, Faarid Juni Haryanto mengatakan tahapan pendaftaran sudah selesai. Total ada 1.083 peserta yang dinyatakan lolos untuk mengikuti tes kompetensi dasar P3K.
Advertisement
Ia tidak menampik, peserta yang akan mengikuti tes ada tambahan. Pasalnya, saat pengumuman hasil seleksi administrasi yang dinyatakan lolos hanya 1.056 orang, namun karena ada masa sanggah terdapat 27 pendaftar yang mengajukan keberatan dan hasilnya diterima sehingga dapat mengikuti tahapan tes berikutnya. “Yang mengajukan protes ada sekitar 159 orang, tapi tidak semua diterima. Jadi, yang berhak tes kompetensi dasar sebanyak 1.083 orang,” kata Farid, Rabu (11/1/2023).
Menurut dia, jadwal dan lokasi tes kompetensi dasar telah ditentukan. Rencananya tes berbasis komputer dilaksanakan mulai 14-21 November 2023 di Kota Jogja. “Akan dilaksanakan serentak dan dilakukan secara bergantian antar kabupaten kota di DIY,” katanya.
Farid mengungkapkan, untuk kepastian jawdal CP3K Gunungkidul masih akan dibahas dengan Pemerintah DIY. “Kalau jadwal awal, untuk Gunungkidul akan dilaksanakan di hari terakhir tes. Tapi, untuk kepastian masih menunggu hasil koordinasi dengan Pemerintah DIY,” katanya.
BACA JUGA: Orientasi di Wilayah Kerja bagi PPPK Kankemenag Kulonprogo Digelar Mulai Pekan Ini
Farid berharap kepada peserta yang akan mengikuti tes untuk benar-benar mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya. “Nanti daftar dan jadwal seleksi akan kami bagikan sebelum pelaksanaan tes,” katanya.
Kepala BKPPD Gunungkidul, Iskandar meminta kepada peserta CP3K untuk tidak memercayai adanya modus penipuan berkedok membantu didalam penerimaan. Menurut dia, proses penerimaan sangat bergantung dengan kemampuan masing-masing peserta.
“Kalau ada yang memberikan iming-iming bisa membantu dan meminta imbalan merupakan modus penipuan. Sebab, proses penerimaan semuanya gratis,” kata Iskandar.
Menurut dia, sempat ada masa perpanjangan pendaftaran sehingga berdampak terhadap tahapan dalam rekrutmen. Meski ada perubahan ia berharap pelaksanaan di Gunungkidul dapat berjalan dengan lancar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Waspada Efek Perang Timur Tengah, Malaysia Perketat Keamanan
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Biaya Hidup di Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil
- Pacuan Kuda Bantul Makin Meriah STY dan Es Krim Jadi Magnet
- Pemadaman Listrik di Bantul 4 April 2026, Cek Wilayah Terdampak
- SIM Keliling Jogja Dibuka di Alun-Alun Kidul, Cek Jadwalnya
- Operasi SAR Yunanta di Sungai Opak Resmi Ditutup Setelah 7 Hari
Advertisement
Advertisement






