Gunungkidul Bidik Nilai A SAKIP, Bupati Dorong Reformasi Birokrasi
Pemkab Gunungkidul menargetkan predikat A pada SAKIP 2026 setelah tahun lalu meraih BB. Reformasi birokrasi dan kinerja nyata menjadi fokus.
Ilustrasi caleg - Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gunungkidul menetapkan Calon Anggota DPRD di Pemilu 2024 sebanyak 530 orang. Berdasarkan penetapan ini ada beberapa caleg yang berasal dari satu keluarga kompak maju untuk menjadi wakil rakyat periode 2024-2029.
Majunya caleg di satu keluarga terlihat dari pasangan Arif Gunadi dengan Wiwik Widiastuti, yang sekarang menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Gunungkidul. Wiwik diketahui maju melalui PAN untuk bertarung di Dapil IV dengan nomor urut satu yang meliputi Kapanewon Semanu, Rongkop, Girisubo dan Tepus.
Adapun suaminya yang sekaligus mantan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gunungkidul, Arif Gunadi juga maju sebagai caleg. Uniknya, Arif maju melalui PKB dan didaultan maju di Dapil I dengan nomor urut satu yang meliputi Kapanewon Wonosari dan Playen.
Pasutri yang maju juga terlihat di PSI. Ketua PSI Gunungkidul, Danang Ardiyanta maju di Dapil I dengan nomor urut satu. Adapun Istrinya, Rosalia Sandraeni maju di lewat partai yang sama di Dapil III dengan nomor urut dua yang meliputi Kapanewon Semin, Ponjong dan Karangmojo.
Selain pasutri, juga ada caleg yang berstatus kakak beradik. Hal ini terlihat di keluarga Wakil Ketua DPRD Gunungkidul dari Fraksi NasDem, Suharno. Di Pemilu 2024, Suharno didaulat partai maju untuk merebutkan kursi DPRD DIY.
BACA JUGA: Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja di Bantul Ditolak Warga
Sebagai wakil rakyat dari Dapil III, posisi yang ditinggalkan kemudian diisi anak keduanya Silvia Mega Harminanda Putri yang mendapatkan nomor urut dua. Adapun anak pertama Suharno, Rian Eko Wibowo yang sekaligus sebagai Anggota DPRD Gunungkidul mantap maju di Dapil I dengan nomor urut satu.
Caleg PKB di Dapil I Gunungkidul, Arif Gunadi membenarkan, dirinya bersama dengan istri, Wiwik Widiastuti bersama-sama maju sebagai calon anggota DPRD. Meski demikian, partai yang digunakan berbeda karena dirinya ikut PKB, sedang sang istri lewat PAN.
“Ini bagian dari moderasi politik. Jadi, memang kita memakai kendaraan partai yang berbeda untuk maju sebagai caleg,” katanya.
Menurut dia, partai politik hanya sebagai jalan, namun yang terpenting tujuannya untuk kemaslahatan umat dan Masyarakat. “Ini jalan pegabdian dan sekaligus mengisi ruang politik dengan kenyamanan dan tasamuh yang kuat,” kata Arif.
Wakil Ketua DPRD Gunungkidul, Suharno membenarkan, kedua anaknya maju sebagai caleg Nasdem di Dapil I dan III. Adapun dirinya, maju untuk memerebutkan kursi DPRD provinsi. “Iya maju dan ini kemauan berjuang untuk menyuarakan aspirasi Masyarakat,” katanya.
Anggota Bawaslu Gunungkidul, Mugi Hartana mengungkapkan tidak ada masalah berkaitan dengan caleg yang melibatkan anggota keluarga maupun pasangan suami istri.
“Memang tidak dilarang. Karena isu caleg seputar keterwakilan perempuan, mantan napi dan calon yang mengharuskan mundur dari jabatan dimiliki seperti PNS dan lainnya. Untuk pasangan suami istri maju memang tidak dilarang,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Gunungkidul menargetkan predikat A pada SAKIP 2026 setelah tahun lalu meraih BB. Reformasi birokrasi dan kinerja nyata menjadi fokus.
TNI mengerahkan prajurit, pesawat Hercules, dan KRI untuk membantu evakuasi serta distribusi logistik pascagempa di NTT.
Bangladesh resmi menggantikan India di FIFA ASEAN Cup 2026. BFF menyebut kesempatan menghadapi lawan lebih kuat menjadi alasan utama menerima undangan turnamen.
DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta menegaskan komitmennya dalam membuka ruang ekspresi bagi generasi muda untuk menembus ekosistem industri kreatif nasional.
Pelatih PSIM Jogja Jean-Paul van Gastel puas dengan penampilan timnya saat latihan bersama Bhayangkara Presisi Lampung FC sebagai persiapan Super League 2026/20
Popularitas BTS di Amerika Serikat mencapai rekor tertinggi pada kuartal II 2026. Sebanyak 46% warga AS mengaku memiliki kesan positif terhadap grup K-pop terse