Kemarau Picu Lonjakan Kebakaran di Sleman, Kejadian Capai 61 Kasus
Kebakaran di Sleman melonjak saat musim kemarau. Hingga 14 September 2026 tercatat 61 kejadian, mayoritas merupakan kebakaran lahan.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, KULONPROGO—Hasil uji laboratorium lima anak di Kulonprogo yang suspek penyakit radang otak yang disebabkan oleh infeksi virus Japanese Encephalitis telah keluar.
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kulonprogo mengabarkan bahwa hasil pemeriksaan kelima anak suspek itu menunjukkan hasil negatif Japanese Encephalitis.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kulonprogo, Rina Nuryati mengatakan hasil pemeriksaan laboratorium untuk lima anak suspek JE baru saja keluar. “Hasil pemeriksaan lab untuk anak suspek Japanese Encephalitis sudah keluar. Hasilnya negatif semua,” kata Rina dihubungi, Rabu (15/11/2023).
Rina menambahkan pemeriksaan dilakukan oleh Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKLPP) Yogyakarta.
BACA JUGA: Seorang Anak di Kulonprogo Meninggal Akibat Virus Peradangan Otak, Empat Lainnya Suspek
Dengan begitu, satu dari lima anak suspek JE yang sebelumnya dinyatakan meninggal dunia bukan karena penyakit Japanese Encephalitis (JE).
Kendati demikian Dinkes Kulonprogo tetap mengimbau agar masyarakat menerapkan perilaku hidup bersih dan imunisasi. “Masyarakat tetap tenang, tidak usah panik. Kasus JE dapat kita cegah dengan perilaku hidup bersih dan sehat juga imunisasi. Sukseskan jadwal imunisasi Japanese Encephalitis DIY tahun 2024,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kebakaran di Sleman melonjak saat musim kemarau. Hingga 14 September 2026 tercatat 61 kejadian, mayoritas merupakan kebakaran lahan.
Krisna Septiana lolos final kayak tunggal putra Asian Games Aichi-Nagoya 2026 meski finis peringkat 15 pada semifinal.
Polisi memperluas pemeriksaan kasus dugaan pungli food truck di Alkid Jogja. Hingga 30 September 2026, 14 orang telah dimintai keterangan.
Kemarau di Sleman diprediksi lebih panjang hingga Desember. DP3 meminta petani mengatur pola tanam dan mengantisipasi keterbatasan air.
Jalur pendakian Torean dan Senaru Gunung Rinjani masih ditutup sementara setelah kebakaran berdampak pada 1.098,75 hektare kawasan.
Dugaan politik uang Pilur Panggungharjo belum dapat disimpulkan. Bawaslu Bantul meminta penanganan mengacu regulasi Pilur.