Ditekuk Rumania 0-4, Indonesia Masuk Play-off Grup II Piala Davis
Indonesia kalah 0-4 dari Rumania di Piala Davis 2026. Tim Merah Putih harus menjalani play-off Grup II Dunia pada 2027.
Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo saat memberikan hadiah / Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Sleman
Harianjogja.com, SLEMAN—Kompetisi Lomba Tanam Timun Baby Bupati Sleman Cup yang telah berjalan 3 bulan, berakhir dengan menghasilkan 3 juara utama. Kegiatan ini menghasilkan total produksi timun baby sebanyak 60.490 kg dengan total pendapatan sebesar Rp258 juta.
Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo membagikan hadiah secara langsung kepada seluruh pemenang di Pendopo Parasamya Sleman pada Sabtu (18/11/2023). Hadir mendampingi Bupati, Kepala Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan Sleman, Suparmono.
BACA JUGA: Antisipasi Krisis Pangan, BMKG Dorong Kolaborasi Negara ASEAN
Pada posisi pertama diraih oleh KWT Sekar Kemuning Trimulyo dengan produktivitas 3,05 kg/pohon. Posisi kedua dimenangkan oleh KWT Srikandi Mandiri Condongcatur, dengan produktivitas 2,77 kg/pohon. Sedangkan posisi ketiga diraih oleh KWT Makmur Jaya Kalasan, dengan produktivitas 2,44 kg/pohon.
Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo menyampaikan apresiasi terhadap keberhasilan KWT dalam meningkatkan produktivitas timun baby di Kabupaten Sleman. Menilik total pendapatan KWT, Bupati menilai hal ini menjadi bukti kesungguhan petani dalam mengembangkan kemampuanya. Bupati Kustini berharap, semangat ini dapat tetap dilanjutkan usai kompetisi ini berakhir.
“Alhamdulillah hasil ini bisa kembali kepada bapak ibu yang sudah menanam dengan baik. Monggo kemampuan ini harus kita tingkatkan bersama, jangan berhenti di kompetisi ini. Harus kita kembangkan lagi untuk kemajuan bersama,” kata Bupati.
Dengan keberhasilan ini, Bupati menyampaikan kelanjutannya untuk menyelenggarakan Lomba Tanam Timun Baby Bupati Sleman Cup 2. Selain timun baby, pada kompetisi ini akan dikembangkan kompetisi untuk komoditas gambas dan jipang. Bupati berharap, inovasi ini dapat memberikan dampak yang tak kalah luas dari kompetisi pertama.
BACA JUGA: Produksi Ikan Budidaya di Kulonprogo Belum Mencapai Target
Kepala Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan Sleman, Suparmono mengatakan dari hasil evaluasi, lomba tanam timun baby menunjukkan data yang membahagiakan. Dari 51 peserta dengan rata-rata total luas lahan sekitar 1.7 hektar, mampu menghasilkan 20 kali petik dengan jumlah hingga 20 ton.
“Ini sangat luar biasa, mengingat lomba ini baru pertama kali kita selenggarakan, dan rata-rata KWT yang ikut juga baru pertama kali menanam timun baby. Berdasarkan hasil ini, Bupati memberikan arahan untuk diadakan kembali kompetisi tanam timun baby dengan menambah komoditas gambas dan jipang,” papar Supramono.
Alasan pemilihan gambas dan jipang pada kompetisi selanjutnya dikatakan Pram karena dua komoditas tersebut memiliki teknis pertanian yang hampir mirip dengan timun baby. Sehingga diharapkan dalam satu kali tanam dapat memanfaatkan 3 komoditas sekaligus.
“Lomba kedua diikuti 153 KWT, jadi masing-masing kapanewon ada 9 KWT. Sehingga sekali olah bisa panen 3 komoditas. Pelaksanaannya akan dibagi dalam 3 gelombang agar produksi timun tidak menumpuk di satu saat, pasarnya tidak terlalu terganggu dan harganya tetap relatif stabil,” pungaks Pram.
Sebagai tanda dukungan terhadap pelaksanaan Lomba Tanam Timun Baby Bupati Sleman Cup 2, Bupati Kustini pada kesempatan itu sekaligus menyerahkan sarana tanam berupa 1 roll mulsa, 1 pack benih timun baby, dan 1 pack benih gambas secara simbolis kepada perwakilan KWT Teratai Mekar Condongcatur dan KWT Karya Tani Sidoagung.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Indonesia kalah 0-4 dari Rumania di Piala Davis 2026. Tim Merah Putih harus menjalani play-off Grup II Dunia pada 2027.
Jadwal KA Bandara YIA Minggu 20 September 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA lengkap.
Cukup Rp8.000, Ini Jadwal Lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo Hari Ini.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 20 September 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur. Simak jadwal tiap stasiun hingga Jogja.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 20 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap tiap stasiun dan tarif KRL Rp8.000.
MilkLife Soccer Challenge Yogyakarta 2026 diikuti 1.294 atlet. Satoru Mochizuki melihat peluang lahirnya bibit timnas dari turnamen usia dini.