Advertisement
2024, Pemkab Sleman akan Bangun Taman dan Penanda Batas Wilayah di Moyudan

Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN—Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sleman akan membangun sebuah taman di wilayah Sleman barat, pada 2024. Taman ini tidak hanya akan mempercantik kawasan Sleman barat, akan tetapi juga sebagai penanda batas wilayah Kabupaten Sleman.
Kepala DLH Sleman Epiphana Kristiyani mengatakan keberadaan taman dan penanda batas wilayah Kabupaten Sleman di bagian barat penting keberadaannya.
Advertisement
BACA JUGA: Pemerintah Targetkan Jumlah Perkawinan Anak Turun Hingga 8,74% pada 2024
Diharapkan dengan adanya taman penanda batas wilayah, masyarakat akan tahu mengenai batas wilayah Kabupaten Sleman dengan Kabupaten Bantul dan Kabupaten Kulonprogo. Sebab, selama ini, tidak banyak orang tahu mengenai batas wilayah dari Bumi Sembada dengan Kabupaten Bantul dan Kulonprogo.
"Jadi agar orang tahu batasnya. Mereka tahu jika sudah masuk wilayah Kabupaten Sleman. Rencana tahun 2024 kami buat, dan mudah-mudahan bisa terwujud," kata Epiphana, Minggu (19/11/2023).
Oleh karena itu, rencana taman dan penanda batas akan dibangun di sekitar Kapanewon Moyudan yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Bantul dan Kabupaten Kulonprogo. "Sekitaran Moyudan untuk rencana pembangunannya. Nanti akan kami buat taman di sana," jelas Epiphana.
Menurut Epiphana rencana pembuatan taman dan batas wilayah nantinya tidak hanya dilakukan di wilayah Sleman Barat. DLH juga berencana untuk merevitalisasi taman di daerah Gejayan atau di Jalan Affandi. Revitalisasi ini penting seiring dengan pembaruan dan usaha mempercantik batas wilayah antara Kabupaten Sleman dengan Kota Jogja.
BACA JUGA: Meski Digelar Sehari, Ngayogjazz Dongkrak Pariwisata Sleman
"Memang sudah saatnya untuk dilakukan perbaikan taman Affandi. Nantinya kami juga akan usulkan perbaikan di tempat lainnya, jika memang anggaran masih memungkinkan," harap Epiphana.
Sementara disinggung mengenai progres revitalisasi Taman Denggung, Epiphana mengungkapkan saat ini masih dalam progres. Rencana, revitalisasi taman dengan anggaran senilai Rp5 miliar itu akan selesai di akhir bulan November. Diharapkan dengan adanya revitalisasi Taman Denggung, maka akan membuat kawasan Kabupaten Sleman lebih cantik dan tidak lagi terkesan gelap serta ramah anak. "Kami berharap proyek ini tepat waktu," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement

Benjamin Netanyahu Nekat ke Hungaria, Abaikan Perintah Penangkapan dari ICC
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Mau ke Malioboro? Parkir di Gor Amongraga, Ada Shuttle Bus Siap Mengantar
- Hari Kedua Lebaran, Angka Kunjungan Wisatawan di Gunungkidul Naik Signifikan
- Lonjakan Wisatawan ke DIY Diprediksi Meningkat di Lebaran, Data Resmi Akan Dirilis 8 April
- Dinpar Bantul Minta Pelaku Wisata Tidak Gunakan Aji Mumpung
- Arus Balik Lebaran di Terminal Giwangan Diprediksi Memuncak Akhir Pekan Ini
Advertisement
Advertisement