Heboh Rumah Prof Sardjito Mau Dijual, UGM Siapkan Langkah Ini
UGM dan KAGAMA berupaya manfaatkan rumah Prof Sardjito untuk kegiatan akademik di tengah isu penjualan aset bersejarah.
Penyerang sayap baru PSS Sleman, Elvis Kamsoba./Istimewa -- PSS Sleman
Harianjogja.com, SLEMAN—Teka-teki pergerakan Super Elang Jawa di bursa transfer paruh musim perlahan mulai terjawab. PSS Sleman dipastikan akan diperkuat penyerang sayap asal Burundi, Elvis Kamsoba di sisa pertandingan putaran kedua BRI Liga 1-2023/24.
Elvis punya sejarah panjang sebagai pesepak bola profesional. Pemain asal Burundi tersebut memulai karier profesionalnya di klub Australia, Raiders di musim 2013/2014.
Bakat Elvis kian mencuat ketika bermain di klub Liga 2 Australia, Avondale FC di musik 2017/2018. Aksinya selama merumput di Avondale membuat klub Liga Utama Australia, Melbourne Victory kepincut dan mendatangkannya di musim 2018/2019.
Bersama Melbourne, pemain berusia 27 tahun ini tercatat tampil sebanyak 72 kali di seluruh kompetisi. Dia berhasil melesatkan mencetak enam gol dan dua umpan gol.
Petualangan Elvis di Negeri Kangguru tak berhenti sampai di situ. Usai tampil cemerlang bersama Melbourne Victory selama dua musim, klub Liga Utama Australia lainnya, Sydney FC giliran menggunakan jasanya.
Di Sydney FC Elvis bermain sebanyak 22 kali dengan mencetak tiga gol dan dua umpan gol. Sayangnya, kebersamaan Elvis dan Sydney FC hanya bertahan selama satu musim sebelum akhirnya klub Iran, Sepahan FC menjadi klub baru Elvis di musim 22/23.
Dalam data transfermarket, nilai transfer Elvis ke Sepahan mencapai 200.000 Euro atau setara lebih dari Rp3,3 miliar. Bersama Sepahan, Elvis bermain sebanyak 15 kali dan mencetak dua umpan gol.
Kini perjalanan pemain kelahiran Nyanza-Lac, Burundi sampai ke Bumi Sembada setelah memilih PSS Sleman sebagai pelabuhan berikutnya dalam perjalanan karir sepak bolanya.
"Saya merasa senang bisa bergabung dengan klub PSS Sleman. Ini adalah salah satu klub besar di Indonesia menurut saya. Ini adalah klub dengan fans yang kata Elvis di Omah PSS pada Selasa (21/11/2023).
Bagi Elvis, tim dengan antusiasme fans yang tinggi merupakan tujuan dari seorang pemain. Semangat fans yang tinggi akan turut mengerek ekspektasi yang tinggi. Di situlah profesionalitas akan tertempa.
"Itulah yang kamu inginkan sebagai seorang pemain. Kamu ingin pergi ke klub dengan fans yang banyak, ekspektasi yang tinggi, itu adalah aroma profesional yang bisa membuat bangga diri saya. Itulah yang saya inginkan," lanjut Elvis.
BACA JUGA: Buntut Perusakan Stadion oleh Suporter, 3 Laga Kandang PSS Dipastikan Tanpa Penonton
Di bawah panji Super Elang Jawa Elvis akan menggunakan nomor punggung tujuh. Selepas bergabung, Elvis mengutarakan targetnya bersama PSS Sleman. "Target saya untuk tim ini (karena kita) tidak memulai dengan baik, jadi saya di sini untuk membantu. Mudah-mudahan, PSS bisa naik di klasemen dan berada di dua dan tiga besar," tegasnya.
Untuk mencapai target itu, penyerang sayap Burundi itu akan memaksimalkan segalanya. Memanfaatkan peluang apapun untuk membawa terbang Super Elang Jawa. "Itu adalah target saya dengan memaksimalkan peluang apa pun. Saya akan melakukan apa pun yang saya bisa lakukan. Saya berharap para pemain dan saya dapat menjadi pemain yang dapat membantu PSS berada di atas sana."
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
UGM dan KAGAMA berupaya manfaatkan rumah Prof Sardjito untuk kegiatan akademik di tengah isu penjualan aset bersejarah.
11 manfaat beras kencur untuk kesehatan, mulai dari menambah nafsu makan, menjaga stamina, hingga membantu tidur lebih nyenyak.
Sekawan Limo 2 Gunung Klawih tembus 212 ribu penonton di hari pertama, catat rekor box office Indonesia 2026.
Ngecas mobil listrik semalaman aman berkat BMS, bahkan lebih baik untuk baterai dibanding fast charging menurut studi Geotab.
Pelatih Malaysia Nafuzi Zain soroti kekuatan Timnas Indonesia di Grup H Kualifikasi Piala Asia U20 2027 yang disebut sangat ketat.
Polres Kulonprogo memperketat pengawasan pupuk subsidi untuk mencegah penyelewengan dan memastikan distribusi tepat sasaran.