HUT ke-270 Jogja Angkat Kuliner Autentik dan Ekonomi Kreatif
HUT ke-270 Jogja mengusung konsep Autentik Konkret, termasuk lewat kuliner khas untuk mengenalkan identitas Jogja kepada wisatawan.
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih (Ketiga dari kiri) berfoto bersama lurah dari tiga Kalurahan Pamor Budaya tahun 2023, yakni Kalurahan Srimulyo, Sendangsari, dan Sitimulyo di Pendopo Manggala Parasamya II, Senin (27/11/2023)./ Istimewa - dok.Pemkab Bantul
Harianjogja.com, BANTUL—Pemkab Bantul menetapkan tiga kalurahan sebagai Desa/Kalurahan Pamor Budaya tahun 2023. Tiga kalurahan tersebut yaitu Kalurahan Srimulyo, Kapanewon Piyungan, Kalurahan Sendangsari Kapanewon Pajangan, dan Kalurahan Sitimulyo Kapanewon Piyungan.
Kepala Dinas Kebudayaan (Disbud) Kabupaten Bantul, Nugroho Eko Setyanto menuturkan penetapan tersebut dilakukan setelah tiga kalurahan tersebut mendapat predikat desa budaya, desa wisata, desa prima dan desa preneur.
“Hasil verifikasi dilaporkan kepada Bupati Bantul dan telah ditetapkan dengan Surat Keputusan [SK] Bupati No.451/2023 tentang Penetapan Desa/Kalurahan Pamor Budaya tahun 2023,” katanya melaui rilis pada Senin (27/11/2023).
BACA JUGA: 15 Bangunan di Bantul Ditetapkan sebagai Cagar Budaya
Nugroho mengatakan ketiga kalurahan itu juga mendapat tombak berdapur “cekel” dengan pamor “Wos Wutah”. Selain itu mendapat dukungan anggaran bagi Desa/Kalurahan Pamor Budaya yang belum ditetapkan sebagai Desa/Kalurahan yang mandiri Budaya melalui kegiatan di perangkat daerah pengampu. Kemudian juga mendapat rekomendasi Bupati kepada Gubernur DIY bagi yang belum ditetapkan sebagai Desa/Kalurahan Mandiri Budaya menjadi Rintisan Desa/Kalurahan Mandiri Budaya.
Sementara Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih menyampaikan tiga Kalurahan Pamor Budaya tersebut diharapkan dapat terus mengembangkan kebudayaan setempat dan meningkatkan kesejahteraan dan kebersihan lingkungan.
“Bicara soal kebudayaan tidak hanya urusan seni pertunjukan belaka, untuk itu perlu diperhatikan aspek kebudayaan lain untuk kesejahteraan masyarakat, untuk kebersihan lingkungan, harus juga diperhatikan,” katanya.
Halim meminta kalurahan tidak hanya mengejar penghargaan namun tetap konsisten mengembangkan budaya di kalurahan masing-masing. "Nanti kita lihat kalurahan mandiri budaya tapi sampah masih bertebaran dimana-mana dan masih ada masyarakat yang tidak mau gotong royong, ini akan dikoreksi lagi. Oleh karnanya jangan hanya mengejar penghargaan tapi ada konsekuensi agar bisa konsisten dan mengembangkan kebudayaan di kalurahan masing-masing,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
HUT ke-270 Jogja mengusung konsep Autentik Konkret, termasuk lewat kuliner khas untuk mengenalkan identitas Jogja kepada wisatawan.
Kia PV7 resmi debut di IAA Transportation 2026. Van listrik ini punya kargo hingga 8 m³, muatan 1.200 kg dan pengisian 800 volt.
VAR gol Haaland di derby Manchester bermasalah. Pro Ref memarkir Matt Donohue dan Blake Antrobus setelah kesalahan pemeriksaan.
Jay Idzes cedera saat Sassuolo vs Juventus. Kondisinya belum pasti jelang Timnas Indonesia tampil di FIFA ASEAN Cup 2026.
Purbaya Yudhi Sadewa bikin netizen penasaran lewat caption “Udah siap belum?” setelah tak lagi menjabat Menteri Keuangan.
Harga emas Pegadaian hari ini 15 September 2026 untuk Antam, UBS, dan Galeri 24 lengkap dengan harga jual serta buyback.