Meski Sudah Hujan, Bantul Bakal Perpanjang Status Darurat Kekeringan Sampai Akhir Tahun
Advertisement
Harianjogja.com, BANTUL—Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bantul mengajukan perpanjangan status darurat kekeringan hingga 31 Desember 2023. Alasannya, sampai saat ini masih ada beberapa kalurahan di Bumi Projotamansari yang terdampak kekeringan. Karena itu,
“Surat Keputusan [SK] Siaga Kekeringan sedang kami ajukan ke Bupati untuk perpanjangan dari 1 Desember-31 Desember 2023. Alasannya berdasarkan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika [BMKG] sampai Desember ini hujan masih di bawah normal. Selain itu masih ada masyarakat yang membutuhkan dropping air bersih,” kata Kepala Bidang Kedaruratan Logistik dan Peralatan BPBD Kabupaten Bantul, Antoni Hutagaol melalui telepon, Kamis (30/11/2023).
Advertisement
Dia menyampaikan hingga saat ini beberapa kalurahan masih mengalami kesulitan air bersih.
Berdasarkan data dari BPBD Kabupaten Bantul hingga saat ini ada 11.769 Kartu Keluarga (KK) atau 45.552 jiwa terdampak kekeringan di Kabupaten Bantul.
Dari jumlah tersebut, kalurahan yang paling terdampak kekeringan yaitu Kalurahan Dlingo dengan 19.277 jiwa terdampak, Kalurahan Piyungan ada 8.438 jiwa terdampak, Kalurahan Kasihan ada 4.642 jiwa terdampak, dan Kalurahan Pundong ada 3.995 jiwa terdampak.
BACA JUGA:Memasuki Awal Musim Hujan, Pengelola Destinasi Wisata Diminta Antisipasi Bencana Alam
Menurut Antoni, BPBD Kabupaten Bantul hingga saat ini pun masih menerima permintaan dropping air bersih. Sementara hingga 27 November 2023 bantuan dropping air bersih telah disalurkan ada 9.685.000 liter atau 598 tangki dari BPBD Kabupaten Bantul, 794 dari PMI Kabupaten Bantul, 334 tangki dari Dinsos Tagana Kabupaten Bantul, dan 211 tangki donasi CSR.
Sementara Kepala Stasiun Klimatologi DIY Reni Kraningtyas menyampaikan awal Desember 2023 seluruh kabupaten dan kota di DIY telah memasuki awal musim penghujan.
Pada November dasarian III sebagian Kabupaten Bantul bagian barat, tengah dan selatan telah memasuki musim penghujan. Kemudian pada Desember dasarian I meliputi Kabupaten Bantul bagian utara memasuki musim penghujan.
“Namun puncak musim hujan di Februari [2024],” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Anies Baswedan Diprediksi Mampu Dongkrak Elektabilitas Pramono Anung-Rano Karno
Advertisement
Ini Lima Desa Wisata Paling Mudah Diakses Wisatawan Menurut UN Tourism
Advertisement
Berita Populer
- Dukung Ketahanan Pangan, Polda DIY Produktifkan Lahan Kadar Keasaman Tinggi di Galur
- Jadwal dan Lokasi Keberangkatan Bus DAMRI di Jogja
- Jadwal SIM Keliling di Kulonprogo Kamis 21 November 2024
- Prakiraan Cuaca Hari Ini di Jogja dan Sekitarnya, BMKG: Masih Didera Hujan
- Jelang Pilkada Sleman, Harda-Danang Gelar Silaturahmi dengan Ponpes Wahid Hasyim
Advertisement
Advertisement