Sleman Perkuat Budaya Antikorupsi di Lingkungan ASN
Pemkab Sleman menggelar sosialisasi antikorupsi untuk memperkuat integritas ASN dan mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih.
Ajak Riak./ Istimewa - PSS Sleman
Harianjogja.com, SLEMAN—Debut tiga poin yang dilakoni oleh penyerang anyar PSS Sleman, Ajak Riak menjadi motivasi tersendiri bagi pemain Sudan Selatan tersebut. Pemain yang malang melintang di Liga Australia itu ingin melanjutkan tren positif Super Elang Jawa di laga berikutnya.
Adaptasi cepat jadi kunci penampilan cemerlang Ajak bersama PSS di pertandingan perdananya. "Saya rasa saya telah beradaptasi dengan baik terhadap lingkungan tim dan pemain lain di lapangan sejauh ini. Ini hanya waktu yang singkat dan saya tahu datang ke klub dalam periode yang sulit," kata Ajak pada Jumat (1/12/2023).
Bagi Ajak memulai debut dengan tiga poin menjadi hal yang positif untuknya. "Memulai dengan tiga poin di pertandingan debut menurut saya adalah hal positif yang bisa kami kerjakan," ungkapnya.
Ajak bertekad melanjutkan tren positif ini di pertandingan berikutnya saat melawan PSIS Semarang di Stadion Jatidiri. "Kami akan melanjutkan hal tersebut dari minggu ke minggu," tegasnya.
BACA JUGA: Hadapi Mahesa Jenar, Risto Beri Latihan Taktikal Kepada Pemain PSS
Penyerang berpostur 192 senti ini mengaku mendapat sambutan yang hangat dari beragam komponen di tim Laskar Sembada. "Tim ini sangat menyambut baik dari pelatih tim, staf teknis pemain, dan manajemen semuanya baik-baik saja sejauh ini. Sambutan dari para suporter juga luar biasa," kata dia.
Di sisi lain Ajak juga menyinggung kedatangan penyerang sayap PSS, Elvis Kamsoba di tubuh Super Elang Jawa. Kehadiran Elvis kata Ajak turut membantunya untuk beradaptasi lebih cepat.
"Saya pikir penandatanganan pada saat yang sama dengan teman baik saya Elvis telah membuat segalanya lebih mudah. Hal ini karena kami belajar dan beradaptasi dengan budaya dan lingkungan bersama-sama," tukasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Sleman menggelar sosialisasi antikorupsi untuk memperkuat integritas ASN dan mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih.
Gempa M7,1 di Jepang diduga berkaitan dengan sesar yang belum retak sejak gempa besar 2016. Ahli ungkap potensi gempa susulan.
KPK menahan anggota DPRD Jatim Moch Mahrus terkait dugaan suap dana hibah pokmas kepada Anwar Sadad.
PSIM Jogja masih mengevaluasi masa depan Nermin Haljeta jelang Super League 2026/2027, sementara Franco Ramos dipastikan bertahan.
BBPOM Yogyakarta mempercepat penerbitan NIE bagi UMKM pangan olahan agar produk lokal Jogja aman, bermutu, dan mampu bersaing.
Wapres Gibran bertemu Hun Many membahas reformasi birokrasi, olahraga, serta penanganan TPPO terkait penipuan daring.