Charles Leclerc Perpanjang Kontrak dengan Ferrari
Charles Leclerc resmi memperpanjang kontrak multi-tahun bersama Ferrari. Kesepakatan ini mengakhiri spekulasi masa depannya di Formula 1.
Ilustrasi/Pixabay
Harianjogja.com, SLEMAN—Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman menyatakan belum ada rencana menggelar fogging untuk memberantas dan mencegah penularan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di wilayahnya.
Padahal, data yang ada menyebut Januari hingga Oktober 2023 telah ada sebanyak 128 kasus Demam Berdarah Dengue (DBD), dengan 1 orang meninggal dunia karena memilki komorbid Diabetes Melitus (DM). Adapun alasan belum adanya fogging karena belum ada indikasi yang membuat Dinkes harus segera menggelar kegiatan tersebut.
BACA JUGA : Dinkes Sleman Waspadai Peningkatan Kasus DBD di Awal Musim Penghujan
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Sleman Khamidah Yuliati mengatakan, pihaknya belum akan melakukan fogging. Sebab, pelaksanaan fogging tidak bisa dilakukan sembarangan. Karena ada prosedur dan SOP yang harus dilakukan.
Oleh karena itu, pihaknya lebih meminta kepada masyarakat untuk melakukan kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan mengoptimalkan gerakan 3 M yakni menguras, menutup dan memanfaatkan kembali limbah barang bekas yang bernilai ekonomis (daur ulang) minimal sekali sepekan di lingkungan masyarakat.
"Kami juga optimalkan peran kader jumantik melalui program Satu Rumah Satu Jumantik. Yang dimana, para kader itu nantinya akan melakukan berbagai kegiatan PSN," kata Yuli, Minggu (3/12/2023).
BACA JUGA : Nyamuk Ber-Wolbachia Sukses Tekan DBD, Anggaran Fogging Dipangkas Ratusan Juta Rupiah
Kepala Dinas Kesehatan Sleman Cahya Purnama meminta, agar masyarakat mewaspadai berbagai penyakit jelang musim penghujan. Selain DBD dan leptospirosis, masyarakat juga harus waspada terhadap potensi penyakit pernapasan seperti batuk, pilek dan flu. "Dan, saat ini sudah ada peningkatan. Untuk itu kami minta masyarakat untuk tetap waspada. Selalu menerapkan pola hidup bersih," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Charles Leclerc resmi memperpanjang kontrak multi-tahun bersama Ferrari. Kesepakatan ini mengakhiri spekulasi masa depannya di Formula 1.
Program BSPS DIY 2026 melonjak menjadi 3.000 unit rumah. Kementerian PKP memperbesar bantuan bedah rumah untuk mempercepat penanganan RTLH.
Pelantikan Kepala BGN Nanik S. Deyang dijadwalkan pekan depan. Istana meminta fokus membenahi Program Makan Bergizi Gratis.
Ketergantungan fiskal DIY masih tinggi. Pemda mengandalkan optimalisasi aset dan BUMD untuk meningkatkan PAD dan kemandirian fiskal.
Istana membantah isu pengunduran diri Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Pemerintah menegaskan belum ada rencana pergantian Menkeu.
Terapi kanker kini makin presisi. Tes genetik dan teknologi NGS membantu dokter menentukan pengobatan yang tepat bagi pasien kanker.