Libur Lebaran Restoran di Kulonprogo Sempat Penuh, Tak Seramai Tahun Lalu
Sejumlah restoran di Kulonprogo sempat dipenuhi pengunjung saat libur lebaran ini.
Foto ilustrasi proses pembangunan jembatan yang menghubungkan ruas JJLS perbukitan Rowari di Kalurahan Tepus, Tepus. Foto diambil beberapa waktu lalu. /Istimewa
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dua jalan besar yang menghubungkan Gunungkidul di sisi utara dan selatan rampung dikerjakan. Dua jalur dari sisi utara dan selatan itu juga siap dilalui saat libur natal dan tahun baru (nataru) nanti.
Pada sisi utara adalah jalur alternatif ke Gunungkidul melewati Prambanan, Sleman untuk menghindari tanjakan Piyungan-Patuk. Pembangunan jalan di sisi utara Gunungkidul itu dimana telah dibangun jalan yang menghubungan antara Prambanan, Sleman dengan Patuk, Gunungkidul rampung dikerjakan di ruas Gunungkidul. Dimana di sisi utaranya, yaitu Prambanan ke Gayamharjo baru akan dibangun tahun depan.
“Kalau yang ruas di Gunungkidul, dari Gayamharjo sampai Gading, Playen sudah rampung dikerjakan. Tinggal menyambungkan Prambanan ke Gayamharjo,” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum DIY Anna Rina Herbranti, Senin (4/12/2023).
Panjang jalan yang menghubungkan Gading, Playen, jelas Anna, dengan Gayamharjo, Prambanan itu 19,5 kilometer. “Seluruhnya sudah terbangun, tinggal finishing seperti pembuatan marka, lampu penerangan jalan, dan hal minor lainnya,” ujarnya.
Pembangunan jalan yang menghubungkan Sleman dan Gunungkidul itu menggunakan APBD DIY. “Pembangunan ini dilakukan untuk mengurangi beban Jl. Wonosari, khususnya di Patuk. Selain itu juga meningkatkan akses ke Gunungkidul yang diharapkan dapat menggenjot perekonomian terutama di wilayah yang dilewati jalan ini,” jelasnya.
Anna menyebut jalan Gayamharjo-Gading sudah dapat dilalui saat libur natal dan tahun baru (Nataru) ini. “Sudah dapat dilalui, tapi memang yang menuju Prambanan dari Gayamharjo yang belum tersambung sekitar 9,5 kilometer,” tuturnya.
Konektivitas menuju Gunungkidul dari luar daerah juga meningkat dari sisi selatan, dimana JJLS sudah mulai dilalui kendaran kini. “Pantuan kami sudah mulai dilalui kendaraan, tapi memang belum banyak. Mungkin karena belum banyak yang tahu juga, tapi sudah terhubung seluruhnya JJLS di Gunungkidul ini,” kata Asisten Pelaksana Satker PJN, Wahyu Widyantoro pada Senin sore.
Wahyu menerangkan JJLS di Gunungkidul tak hanya sudah terhubung seluruhnya tapi juga sedang dilengkapi lampu penerangan. “Sudah kami mulai pemasangan lampu penerangannya, akhir tahun targetnya seluruhnya sudah terpasang,” ujarnya.
Selain lampu penerangan, lanjut Wahyu, bahu jalan juga tengah dikerjakan di beberapa titik untuk melengkapi keamanan dan kenyamanan JJLS. “Targetnya semua ini rampung akhir Desember nanti, tapi prinsipnya sudah bisa dilalui. Kami menghimbau juga untuk yang melintasi saat nataru agar lebih berhati-hati karena tentu banyak yang belum hafal betul rutenya,” tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sejumlah restoran di Kulonprogo sempat dipenuhi pengunjung saat libur lebaran ini.
Gerakan tersebut diwujudkan melalui implementasi aplikasi STUPA, yaitu layanan keuangan digital berbasis aplikasi uang elektronik.
Kulonprogo masih aman dari kekeringan di awal kemarau 2026. BPBD siaga droping air bersih diperkirakan mulai Agustus.
Subaru membatalkan mobil listrik internal setelah laba operasional anjlok 90 persen akibat tekanan tarif impor Amerika Serikat.
Veda Ega unggul klasemen Moto3 2026 meski kalah top speed dari Hakim Danish. Duel keduanya makin ketat di lintasan.
Sharenting anak di media sosial berisiko kebocoran data, pelacakan lokasi, hingga pencurian identitas menurut studi Kaspersky dan SIT.