Banjir Rob Pati Surut, BPBD Tetap Siapkan Tempat Evakuasi
BPBD Pati siapkan pengungsian dan bantuan bagi warga Tunggulsari terdampak banjir rob, 73 rumah terdampak dan pemantauan masih dilakukan.
Pupuk bersubsidi/Ilustrasi-JIBI
Harianjogja.com, KULONPROGO—Anggota DPRD Kabupaten Kulonprogo Muhtarom Asrori mengharapkan Dinas Pertanian dan Pangan setempat memberikan solusi bagi petani untuk mengatasi kesulitan mendapatkan pupuk dan menggunakan kartu tani.
Muhtarom mengatakan berkaitan dengan pupuk bagi petani, sejak memakai kartu tani yang harusnya untuk memperlancar distribusi pupuk agar tepat sasaran, tapi justru menyulitkan petani.
"Ini keluhan petani kepada kami ketika reses maupun pertemuan-pertemuan bersama masyarakat. Mereka mengeluhkan hal tersebut di atas," katanya, Senin (4/12/2023)
Untuk itu, ia mendesak kepada Dinas Pertanian Pangan Kabupaten Kuloprogo jangan tutup mata akan hal tersebut, tapi harus memberikan solusi kepada petani. Karena keluhan tersebut sudah sering disampaikan ke penyuluh lapangan.
"Saya yakin penyuluh lapangan sudah menyampaikan ke dinas. Tapi sampai sekarang belum ada langkah kongkrit untuk mengatasi hal tersebut. Kasihan petani kalau tidak segera ada jalan keluar yang pasti," katanya.
BACA JUGA: Kartu Tani Bermasalah Bikin Rendahnya Penyerapan Pupuk Bersubsidi di Kulonprogo
Salah satu petani Bojong, Panjatan Yogo Andoyo mengatakan dirinya memiliki kartu tani, tapi saya memiliki lahan cukup luas. Lahan pesisir sekitar 4.000 meter, lahan persawahan 3.500 meter. Setiap tahun hanya mendapat alokasi dua kuintal pupuk.
"Pupuk itu belum mencukupi untuk menanam padi dan tanaman hortikultura," katanya.
Sementara itu, Staf Bidang Sarana dan Pengembangan Usaha Tani, Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Dinas Pertanian dan Pangan Kulonprogo Kirmi mengatakan pihaknya siap menindaklanjuti keluhan petani di Bojong.
"Terima kasih atas informasinya, kami akan cek di alokasi penyebab kesulitan petani tersebut.
Kesulitan karena di kios tidak ada pupuk atau masalah lainnya," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
BPBD Pati siapkan pengungsian dan bantuan bagi warga Tunggulsari terdampak banjir rob, 73 rumah terdampak dan pemantauan masih dilakukan.
Pemerintah siapkan Perpres AI untuk dorong produktivitas, tata kelola, dan ekosistem digital Indonesia berbasis inovasi kecerdasan artifisial.
Penataan sampah visual di Jogja diminta dilakukan berkelanjutan. Sumbo Tinarbuko meminta penertiban reklame liar tak menunggu aduan warga.
PWI DIY membentuk Tim Ad Hoc untuk mengusulkan Udin (Fuad Muhammad Syafruddin) sebagai Pahlawan Nasional sebagai penghormatan kebebasan pers.
Pusat riset mikroba endofit diluncurkan untuk memperkuat inovasi farmasi dan mempercepat hilirisasi hasil penelitian di Indonesia.
Kemkomdigi memastikan registrasi SIM biometrik mulai 1 Juli 2026 untuk nomor baru guna meningkatkan keamanan dan mencegah kejahatan digital.