Advertisement

Gegara Bakar Sampah, Pohon Berusia Ribuan Tahun di Tengah Makam Terbakar

Triyo Handoko
Rabu, 06 Desember 2023 - 18:27 WIB
Arief Junianto
Gegara Bakar Sampah, Pohon Berusia Ribuan Tahun di Tengah Makam Terbakar Susana pemadaman pohon resan yang terbakar di Karangmojo, Selasa (5/12/2023) malam. - Istimewa/Damkar Gunungkidul

Advertisement

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Sebuah pohon berumur 1.200 tahun di Kalurahan Jatiayu, Kapanewon Karangmojo, Gunungkidul terbakar, Selasa (5/12/2023) malam WIB. Kebakaran pohon resan itu diduga akibat warga yang membakar sampah.

Dari video yang beredar dari Damkar Gunungkidul, di pohon resan yang terbakar itu tampak api berkobar. Tak hanya berkobar, percikan api bak kembang api berjatuhan dari pohon berusia ribuan tahun itu.

Advertisement

Dalam video itu juga tampak sejumlah warga memakai senter untuk menerangi pohon resan saat menyaksikan kebakaran tersebut. Selain itu terlihat petugas Damkar Gunungkidul juga berupaya memadamkan api tersebut.

Lokasi pohon resan yang terbakar di Karangmojo itu terletak di sebuah makam. Suasana sekitar terlihat gelap gulita tanpa penerangan.

Seorang petugas Damkar, Agus Indratmoko yang turut memadamkan kebakaran itu menduga sebab kejadian itu karena warga yang membakar sampah di dekat tempat kejadian. "Info sementara dari pak Dukuh itu ada yang membakar sampah [sehingga] membakar resan," kata Agus, Rabu (6/12/2023).

Kebakaran itu, jelas Agus, tidak berdampak kepada makam. "Untuk makan tidak [terdampak]. Cuma, resannya ada yang tumbang separuh," jelasnya.

BACA JUGA: 1 Rumah Hunian di Sabdodadi Hangus Terbakar, 3 Penghuni Berhasil Selamatkan Diri

Agus mengatakan, tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. "Tidak ada korban. Aman semuanya," terangnya.

Saat ini, kata Agus, pihaknya masih memantau lokasi ditakutkan terjadi kebakaran susulan. "Masih mantau, mas, soale kebul-kebul [berasap]. Ini bersama masyarakat memastikan kalau sudah mati," katanya.

Agus juga sudah berkoordinasi dengan warga sekitar agar tidak lagi membakar sampah di sekitar lokasi kebakaran. “Sudah kami edukasi juga, paling tidak kalau menbakar sesuatu dijaga hingga api padam agar tidak merembet kemana-mana,” tandasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Konser Kali Kedua di Jakarta, Ed Sheeran Gunakan Music Performer Visa

News
| Senin, 04 Maret 2024, 17:37 WIB

Advertisement

alt

Indonesia Bidik Turis Portugal sebagai Pasar Pariwisata

Wisata
| Minggu, 03 Maret 2024, 09:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement