Antisipasi Kemacetan Nataru, Polda Siapkan Rekayasa Lalu Lintas hingga Kamera Pamantau

Jumali
Jumali Kamis, 07 Desember 2023 22:07 WIB
Antisipasi Kemacetan Nataru, Polda Siapkan Rekayasa Lalu Lintas hingga Kamera Pamantau

Sejumlah pengendara melintas di Jalan Gejayan, Gondokusuman, Kota Jogja, Rabu (25/1/2023)./Harian Jogja-Yosef Leon

Harianjogja.com, SLEMAN—Berkaca dari kemacetan saat libur natal dan tahun baru (nataru) sebelum pandemi Covid-19, Polda DIY telah mempersiapkan sejumlah strategi. Dari rekayasa lalu lintas hingga pemasangan kamera pemantau di 20 titik.

Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda DIY Kombes Pol Alfian Nurrizal, mengatakan pihaknya masih akan melakukan rapat koordinasi dengan stakeholder terkait dengan rekayasa lalu lintas saat Nataru.

"Kami baru mau rapat dan mengecek lokasi. Utamanya terkait dengan banyaknya objek wisata baru yang buka. Nanti akan kami koordinasikan juga," kata Alfian, Kamis (7/12/2023).

Baca Juga:

Sambut Libur Akhir Tahun, Begini Skema Rekayasa Lalu Lintas di Simpang Empat Pasar Glagah

Dua Proyek Tol di Sleman Dimulai, Dishub Mulai Menyusun Pengaturan Lalu Lintas

Separator dan Trotoar di Ringroad Utara Dibongkar untuk Proyek Tol Jogja Solo, Polisi Pantau Arus Lalu Lintas

Oleh karena itu, Alfian mengaku belum bisa berbicara banyak terkait rekayasa lalu lintas saat Nataru. Meski demikian, Alfian mengakui jika pihaknya sudah menyiapkan aplikasi khusus Smart City dan memasang kamera pemantau yang terpasang di 20 titik. Hal tersebut dilakukan agar bisa memantau plat nomor kendaraan maupun wajah pengendara.

"Jadi ini bisa memantau kendaraan keluar masuk nantinya," lanjut Alfian.

Alfian berharap keberadaan aplikasi dan kamera ini dapat membantu pihaknya dalam menghitung volume kendaraan. Dengan demikian, diharapkan kepolisian dapat mengantisipasi terjadinya volume kendaraan yang berlebihan saat libur Nataru.

Alfian juga masih merahasiakan di mana saja titik lokasi pemasangan kamera penghitung itu. Meskipun demikian, dengan kamera tersebut sejumlah rekayasa lalu lintas di sudut-sudut wilayah di DIY bisa dilakukan dengan menyesuaikan volume kendaraan yang masuk dan keluar.

"Nantinya kami harapkan juga bisa diakses masyarakat. Nanti tinggal peluncurannya saja," katanya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online