Era AI Ubah Peran Perpustakaan, KPDI ke-17 Fokus pada Aksi Nyata
KPDI ke-17 di UMY mendorong transformasi perpustakaan menghadapi era AI melalui kolaborasi, inovasi, dan penguatan literasi informasi.
Wamenkumham Eddy Hiariej. - Youtube: Setpres RI
Harianjogja.com, JOGJA—Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) secara resmi menetapkan Guru Besar UGM sekaligus Wamenkumham Edward Omar Sharif Hiariej atau Eddy Hiariej atas dugaan suap dan gratifikasi.
Eddy ditetapkan sebagai tersangka bersama Yosi Andika Mulyadi selaku pengacara Eddy, Yogi Arie Rukmana selalu asisten pribadi Eddy. Ketiganya merupakan penerima suap dari tersangka eks Dirut PT Citra Lampia Mandiri (CLM Mining) Helmut Hermawan.
Eddy Hiariej sudah malang melintang di hukum pidana tanah air. Karier yang cemerlang diperolehnya berkat kemampuannya di bidang hukum. Pria yang biasa disapa Eddy ini meraih gelar tertinggi di bidang akademis dalam usia yang terbilang masih muda yaitu pada usia 37 tahun dari Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada pada 2010 silam.
BACA JUGA : KPK Dijadwalkan Periksa Eddy Hiariej sebagai Tersangka Hari Ini
Nama Edward Omar Sharif Hiariej muncul ketika menjadi saksi ahli bagi pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin dalam sengketa hasil Pilpres di Mahkamah Konstitusi dalam Pilpres 2019. Selain itu, dia juga menjadi saksi kasus penistaan agama yang menjerat mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama pada tahun 2017.
Dikutip dari lama Wikipedia Eddy sudah menerbitkan sejumlah buku. Di antaranya Asas Legalitas dan Penemuan Hukum dalam Hukum Pidana (2009), Teori dan hukum Pembuktian (2012), Prinsip-prinsip Hukum Pidana (2016), Pengantar Hukum Pidana Internasional (2009), Hukum Acara Pidana (2015), Pengadilan Atas beberapa Kejahatan Serius Terhadap HAM (2010) dan sebagainya.
Karena kemampuannya di bidang hukum yang mumpuni, pada 23 Desember 2020, ia dilantik oleh Presiden Joko Widodo sebagai Wakil Menteri Hukum dan HAM pada Kabinet Indonesia Maju Periode 2020-2024.
Berdasarkan situs LHKPN laporan di tahun 2021 harta kekayaan Eddy total mencapai 19,8 miliar sudah terpotong hutang. Adapun jika dihitung dengan hutang, harta Eddy di angka Rp25 miliar.
BACA JUGA : Wamenkumham Eddy Hiariej Diperiksa sebagai Tersangka, Begini Kronologi Kasusnya
Harta itu terdiri atas rumah atau tanah dan bangunan di Sleman ada empat unit yaitu rumah dengan luas 162 meter persegi senilai Rp5 miliar, rumah 53 meter persegi senilai Rp5 miliar, rumah seluas 372 meter persegi senilai Rp10 miliar dan rumah dengan luas 214 meter persegi dengan taksiran nilai Rp3 miliar. Dari keterangan di laporan semua tanah dan bangunan ditotal senilai Rp23 miliar yang dilaporkan merupakan hasil kerja keras dari Eddy Hiariej sendiri.
Selain tanah dan bangunan Eddy juga melaporkan memiliki tiga mobil mewah terdiri atas Mini Cooper 5 Door A/T tahun 2015 senilai Rp468 juta, Jeep Cheroke tahun 2014 senilai Rp428 juta dan Honda Odyssey tahun 2014 senilai Rp314 juta. Eddy memiliki harta tak bergerak dengan nilai total Rp1,1 miliar dan utang Rp5,4 miliar. Sehingga total kekayaan Eddy Hiariej mencapai Rp19,8 miliar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KPDI ke-17 di UMY mendorong transformasi perpustakaan menghadapi era AI melalui kolaborasi, inovasi, dan penguatan literasi informasi.
Janice Tjen tersingkir di babak pertama ganda WTA 1000 Toronto usai kalah dari Storm Hunter/Desirae Krawczyk dengan skor 4-6, 0-6.
Kronologi temuan 995 senjata di yayasan sekolah Pondok Pinang, Jakarta Selatan, kini diselidiki polisi bersama laporan dari pihak yayasan.
Maarten Paes tampil penuh saat Ajax mengalahkan Shelbourne 3-1 pada leg pertama kualifikasi Liga Conference. FC Twente menang 6-0.
Sedikitnya 100 imigran dilaporkan tewas dalam krisis migrasi di Ceuta. Spanyol meminta solidaritas Uni Eropa untuk mengatasi situasi tersebut.
Nilai tukar rupiah hari ini 7 Agustus 2026 diperkirakan bergerak di kisaran Rp17.850-Rp17.950 per dolar AS di tengah penantian data penting.