Penembakan di Islamic Center San Diego Tewaskan 5 Orang
Penembakan di Islamic Center San Diego menewaskan lima orang. KJRI San Francisco memastikan tidak ada WNI menjadi korban.
Ilustrasi Covid-19. - Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul meminta semua rumah sakit yang ada di Bumi Projotamansari untuk kembali menyiapkan ruang isolasi untuk pasien COVID-19 menyusul tren peningkatan kasus infeksi virus corona di beberapa daerah.
"Rumah sakit di Bantul untuk selalu siap siaga menghadapi lonjakan COVID-19, kemudian juga kembali mempersiapkan ruangan-ruangan yang bisa dipergunakan untuk isolasi pasien-pasien yang bergejala, perlu perawatan inap di rumah sakit," kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul Agus Tri Widyantara di Bantul, Sabtu (16/12/2023)
Dia menyampaikan hal itu karena belakangan kasus penularan COVID-19 jarang ditemukan di wilayah Kabupaten Bantul, sehingga mungkin pengelola rumah sakit sudah menjadikan ruang isolasi pada masa pandemi sebagai ruang rawat pasien biasa.
"Tapi, dari rumah sakit ini juga sudah siap, sewaktu-waktu dibutuhkan ada lonjakan kasus, maka siap dipergunakan kembali untuk perawatan bagi pasien pasien COVID-19," katanya.
BACA JUGA: Covid-19 Muncul di DIY, Sultan Minta Wisatawan Kantongi Sertifikat Vaksin Ketiga
Menurut dia, pasien yang dikonfirmasi positif terinfeksi virus corona penyebab COVID-19 di Kabupaten Bantul belakangan tidak banyak dan umumnya tidak mengalami gejala sakit sehingga hanya perlu menjalani isolasi di rumah.
"Kasus biasanya kita dapatkan ketika dilakukan skrining, misalnya pada ibu ibu yang mau melahirkan atau operasi, beberapa rumah sakit melakukan skrining, dan kadang kadang didapatkan ada pasien yang positif tapi tanpa gejala, jadi untuk isolasi cukup isolasi di rumah," ia menjelaskan.
Ia menyampaikan bahwa pekan ini hanya ada delapan pasien positif COVID-19 di Kabupaten Bantul dan semuanya tidak mengalami gejala sakit sehingga hanya menjalani isolasi di rumah masing-masing.
Meskipun demikian, Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul mengimbau warga agar tetap waspada dan melakukan langkah-langkah untuk mencegah penularan COVID-19, seperti memakai masker ketika sakit dan berada di tempat umum.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Penembakan di Islamic Center San Diego menewaskan lima orang. KJRI San Francisco memastikan tidak ada WNI menjadi korban.
Penembakan di Islamic Center San Diego tewaskan 5 orang. Diduga hate crime, FBI turun tangan, WNI dipastikan aman.
Pilur Gunungkidul 2026 segera dimulai. Regulasi hampir rampung, 31 kalurahan siap gelar pemilihan lurah serentak mulai Juni.
Mentan Amran bongkar skandal Kementan: mafia proyek, ASN dipecat, hingga dugaan benih Rp3,3 miliar. Pelaku terancam hukuman berat.
Industri perhotelan di Indonesia terus bergerak dinamis. Di tengah meningkatnya minat masyarakat terhadap perjalanan bisnis dan wisata, The Ascott Limited.
Pemuda mabuk bawa celurit di Palagan Sleman diamankan polisi. Aksi tersebut sempat meresahkan warga Ngaglik.