Advertisement
Hilang Semalaman di Kaliurang, Turis Asing Ditemukan Lemas di Tlogo Nirmolo
Seorang petugas SAR merawat EAR yang sempat dinyatakan hilang di kawasan wisata Kaliurang, Pakem, Sleman. Selasa (26/12/2023). - Istimewa
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN—Kawasan wisata Kaliurang di Kapanewon Pakem sempat dihebohkan lantaran laporan hilangnya seorang wisatawan asing berinisial EAR sejak Senin (25/12/2023) petang. Korban akhirnya ditemukan di Kawasan Tlogo Nirmolo pada Selasa (26/12/2023) sekitar pukul 12.43 WIB dalam kondisi lemas.
Koordinatos Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah 7 di Kaliurang, Kiswanta mengatakan hilangnya wisatawan asing EAR terjadi pada Senin petang. Sebelum menghilang, korban sempat cekcok dengan sang istri yang merupakan warga Sedayu, Bantul. "Intinya EAR masih ingin bermain, meski sudah sore. Sedangkan sang istri memesan kendaraan online untuk pulang,” kata Kiswanta saat dihubungi, Selasa siang.
Advertisement
Dikarenakan ngotot masih ingin bermain, maka EAR kemudian berjalan ke atas dengan tujuan ke lokasi Batu Alien. Namun karena tidak hafal medan, maka tersesat dan sempat dinyatakan hilang.
Mendengar adanya orang hilang, tim SAR langsung bergerak melakukan pencarian dengan menelusuri Kawasan Tlogo Putri hingga Cangkringan. Namun, upaya tersebut belum membuahkan hasil. “Dikarenakan sudah larut, maka upaya pencarian dihentikan sementara,” katanya.
Pada Selasa siang, akhirnya EAR terlihat sedang rebahan di Kawasan Tlogo Nirmolo oleh warga setempat yang selanjutnya dilaporkan ke petugas. Setelah itu, langsung dilakukan penjemputan untuk dibawa ke posko. “Mungkin capai dan kelelehan karena berjalan semalaman karena tidak tahu arah. Kondisi sekarang, sudah kami serahkan ke Polsek Pakem untuk kemudian diserahkan ke keluarga,” katanya.
BACA JUGA: Kapal Berpenumpang 28 Orang Hilang Kontak di Perairan Mamuju
Disinggung mengenai kondisi turis asing ini, Kiswanta mengakui saat ditemukan dalam kondisi lemas. “Kemungkinan tidak makan semalaman dan terus berjalan sehingga Lelah, tapi setelah ditemukan dan mendapatkan perawatan sudah berangsur membaik,” katanya.
Menurut dia, di momen libur akhir tahun ini ada peningkatan kunjungan wisata. Kiswanta berharap kepada wisatawan untuk berhati-hati saat berkunjung ke lereng Merapi. “Patuhi imbauan petugas dan menjauhi area-area yang berbahaya untuk keselamatan bersama,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Waspada Efek Perang Timur Tengah, Malaysia Perketat Keamanan
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Biaya Hidup di Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil
- Pacuan Kuda Bantul Makin Meriah STY dan Es Krim Jadi Magnet
- Pemadaman Listrik di Bantul 4 April 2026, Cek Wilayah Terdampak
- SIM Keliling Jogja Dibuka di Alun-Alun Kidul, Cek Jadwalnya
- Operasi SAR Yunanta di Sungai Opak Resmi Ditutup Setelah 7 Hari
Advertisement
Advertisement






