Advertisement
Ditemani Bupati Bantul, Anies Resmikan Posko Timnas AMIN Yogyakarta
Suasana peresmian Posko Timnas Amin Jogjakarta di Tridadi, Sleman pada Minggu (31/12/2023). - Harian Jogja / Catur Dwi Janati
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN—Calon presiden (capres) nomor urut satu, Anies Baswedan meresmikan Posko Timnas Anies-Muhaimin (Amin) Yogyakarta di penghujung tahun 2023.
Di hadapan para relawan, Anies meminta pendukungnya untuk menggunakan posko sebagai wadah tukar ide, menambah suara dan mengamankan suara.Tidak peduli siapa yang merintis atau menyiapkan posko, Anies meminta relawan untuk memanfaatkan posko yang ada sebagai wadah tukar ide.
Advertisement
"Posko yang ada dimanfaatkan, tidak penting siapa yang menyiapkan yang penting semua menggunakan," kata Anies dalam sambutannya di posko yang terletak di Tridadi, Sleman tersebut.
Selain menjadi wadah tukar ide dan informasi, Anies ingin Posko Timnas Amin juga mengusung dua misi. Misi yang dimaksud Amin tersebut meliputi misi menambah suara dan misi mengamankan suara.
"Siapapun yang menyiapkan, manfaatkan. Jadi tempat tukar pikiran, tukar ide, tukar informasi. Misinya kalau disebut dua, satu menambah suara dua mengamankan suara, dua itu," tegasnya.
BACA JUGA: Anies Rayakan Malam Tahun Baru di Malioboro Jogja, Duduk Lesehan di Lapak Kuliner
Selain itu Anies juga berpesan kepada relawan untuk menjaga kesolidan. Termasuk saling mengisi kekurangan satu dan lainnya.
"Saya titip yang di Jogja, jaga soliditas antar relawan. Saling dukung, kalau ada yang kurang satu sama lain, isi kekurangannya. Jangan diramaikan satu sama lain," tandasnya.
Dalam peresmian ini, Anies nampak didampingi Ketua DPC PKB Bantul, Abdul Halim Muslih. "Ketua Umum saya pak Muhaimin Iskandar berpasangan dengan pak Anies Baswedan. Ya tentu lah saya hadir sebagai koalisi pemenangan Amin ini," ungkapnya.
PKB lanjut Halim sangat berkomitmen untuk mendukung dan memenangkan Amin. Halim yang mengatakan dirinya setiap hari bertemu relawan, menyebut ada antusiasme yang besar dari masyarakat tentang perubahan.
"Kesadaran itu semakin terus menggelinding. Maka kesadaran seperti ini haruslah ditemani dan didorong agar partisipasi politiknya itu terarah, tidak liar, tidak anarkis. Karena yang kita dukung ini adalah orang yang tidak pernah menyerukan tindakan anarkisme," tegasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement









