Advertisement
Jumlah Mahasiswa Baru PTS di Jogja Terus Menurun, Aptisi Duga karena Kapal Keruk PTN
Ilustrasi. - Harian Jogja
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Dalam beberapa tahun terakhir, angka penerimaan mahasiswa di perguruan tinggi swasta (PTS) terus berkurang. Meski demikian PTS tetap diharapkan dapat terus menampung mahasiswa dari berbagai daerah.
Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah V Yogyakarta, Aris Junaidi menjelaskan tren penerimaan mahasiswa baru di PTS memang menurun, tetapi tidak signifikan. “Hanya pendistribusian ke beberapa prodi ada yang gemuk, ada yang turun drastis. Memang menurun tetapi tidak mencolok, hanya beberapa penurunan dari segi data,” ujarnya, Senin (15/1/2024).
Advertisement
Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang merekrut mahasiswa jalur mandiri dinilai menjadi salah satu penyebab penurunan ini. Namun, dia memastikan setiap tahun pemerintah mengeluarkan pedoman penerimaan mahasiswa baru bagi PTN. “Pedoman sudah di-launching di Peraturan Menteri pada Desember 2023 lalu. Untuk jalur mandiri kuotanya masih sama, tidak berubah dari tahun sebelumnya, maksimal 50 persen. Soal masa pendaftaran saya belum baca di peraturan baru, apakah sama atau tidak,” katanya.
Dia menegaskan pemerintah masih berharap PTS di DIY untuk terus menampung mahasiswa. “Karena memang animo mahasiswa sangat tinggi, sehingga PTS masih sangat diharapkan terus merekrut atau menampung mahasiswa dari berbagai provinsi untuk melanjutkan studi lanjut,” ungkapnya.
Ketua Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (Aptisi) Yogyakarta, Fathul Wahid menuturkan penurunan keterisian kursi PTS sudah terjadi dalam beberapa tahun terakhir. “Sebabnya sangat mungkin beragam. Termasuk di antaranya adalah pendekatan 'kapal keruk' yang dipilih beberapa PTN,” katanya.
Dengan pendekatan tersebut, PTN meningkatkan cacah mahasiswa secara tidak wajar. Hal ini menyebabkan lebih banyak mahasiswa yang masuk ke PTN. Pemerintah perlu turun tangan mengatasi permasalahan ini, mengingat PTS masih memiliki peran besar.
“Peran PTS harus didudukkan dengan baik oleh negara. Lebih dari separuh mahasiswa Indonesia di PTS. Bahkan di beberapa provinsi proporsinya bisa sangat fantastik. Di Sumatera Utara, misalnya, lebih dari 75 persen mahasiswa menuntut ilmu di PTS. Di DKI Jakarta, angkanya mencapai 85 persen,” paparnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Washington Post PHK Sepertiga Karyawan, Krisis Media di AS Kian Dalam
Advertisement
India Deportasi 2 Turis Inggris yang Tempel Stiker Free Palestine
Advertisement
Berita Populer
- Kecelakaan Beruntun Dini Hari di Simpang Monjali, Rugi Rp37 Juta
- Asap TPA Piyungan Dikeluhkan, DLH Bantul Hentikan Pembakaran Malam
- Laka Lantas Kulonprogo 2025 Tembus 844 Kasus, Jalan Wates-Jogja Rawan
- Minat PMI Gunungkidul Tinggi, Malaysia Jadi Tujuan Utama
- Kuota Pupuk Subsidi Gunungkidul Capai 36.529 Ton, Naik dari Tahun Lalu
Advertisement
Advertisement



