AFJ Ajak Peternak Gunungkidul Terapkan Kandang Bebas Sangkar
Animal Friends Jogja (AFJ) dorong peternakan ayam petelur Gunungkidul terapkan sistem bebas sangkar. Sarasehan 37 peternak Playen.
Petugas memantau ATCS dari kantor Dinas Perhubungan Kota Jogja, beberapa waktu lalu./Harian Jogja-Lugas Subarkah
Harianjogja.com, JOGJA—Pemkot Jogja bakal menambah jumlah Area Traffic Control System (ATCS) pada tahun ini. ATCS dinilai memudahkan pengaturan lalu lintas dan durasi lampu Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas (APILL) di simpang jalan.
Pelaksana Tugas Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Jogja, Hary Purwanto menjelaskan untuk mengatur kelancaran lalu lintas, pihaknya sudah menggunakan perangkat teknologi ATCS. Dia menargetkan setiap persimpangan besar di Kota Jogja dilengkapi dengan ATCS.
“Semua simpang, target kami akan dilengkapi dengan perangkat ATCS. Setiap tahun kami sesuaikan dengan kemampuan anggaran. Untuk tahun ini, kami akan tambahkan ATCS di dua simpang,” ujarnya, Kamis (18/1/2024).
Dia menjelaskan saat ini penambahan ATCS di dua simpang itu masih dikaji lokasinya. Setidaknya ada sekitar empat titik simpang APILL yang cukup krusial membutuhkan ATCS, yaitu simpang empat Tegalgendu, simpang empat Wirosaban, simpang empat Baciro dan simpang tiga Glagahsari.
Tingkat kepadatan lalu lintas di keempat simpang APILL itu cukup tinggi. Misalnya di simpang empat Tegalgendu, saat jam-jam sibuk di pagi dan sore hari antrean kendaraan sangat panjang. “Ini nanti coba akan kami lihat dari segi prioritas dan terkait daya dukung perangkat di sekitarnya. Nanti [simpang] mana yang akan kami tentukan,” paparnya.
Dia berharap penambahan ATCS itu dapat terealisasi pada triwulan III/2024. Pasalnya ada proses tahapan pengadaan ATCS dahulu yang diperkirakan pada triwulan satu sampai dua tahun ini.
Menurutnya keberadaan ATCS itu cukup efektif untuk mengatur lalu lintas dan durasi lampu APILL karena tidak perlu menggunakan banyak personel yang harus ke lapangan.
BACA JUGA: Urai Kemacetan Selama Nataru, Dishub Kota Jogja Pantau ATCS di 37 Titik
Semua pengaturan APILL terutama durasi lampu merah dan hijau bisa diatur dari ruang kontrol ATCS di Kantor Dinas Perhubungan Kota Jogja, dengan waktu pengaturan lebih cepat. Selain itu ATCS dilengkapi dengan kamera CCTV untuk memantau kondisi lalu lintas di persimpangan.
Dari 58 simpang dengan APILL di Kota Jogja, saat ini sudah ada 38 titik atau sekitar 75% yang telah dilengkapi ATCS. Khusus di simpang empat Pingit, selain ATCS juga dilengkapi sistem detektor untuk memudahkan pengaturan lampu APILL. “Mengingat simpang Pingit adalah akses keluar masuk ke wilayah kota sehingga lalu lintas cukup padat,” kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Animal Friends Jogja (AFJ) dorong peternakan ayam petelur Gunungkidul terapkan sistem bebas sangkar. Sarasehan 37 peternak Playen.
Agustus 2026 menghadirkan hujan meteor Perseid, gerhana matahari total, konjungsi Mars dan Bulan, oposisi Saturnus, hingga supermoon. Simak jadwal lengkapnya.
Benarkah film dan drama Korea dapat memicu bunuh diri? Simak kajian tentang Werther Effect, Papageno Effect, serta pentingnya literasi media.
Bansos beras tahap kedua mulai disalurkan 17 Agustus 2026. Kopdes Merah Putih berpeluang menjadi lokasi penyaluran bagi 33,24 juta penerima.
Longsor tebing di Tanjakan Clongop Gunungkidul belum diperbaiki. Warga berharap penanganan dipercepat sebelum musim hujan tiba.
GIIAS 2026 menghadirkan sejumlah mobil baru di bawah Rp200 juta, didominasi kendaraan listrik dengan harga mulai Rp155 juta.