Kasus Daycare Jogja, Sultan HB X: Harapannya Ini Pertama dan Terakhir
Sultan HB X soroti kasus Little Aresha, tegaskan nol toleransi kekerasan dan dukung proses hukum di DIY.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Pemkot Jogja akan memfasilitasi wifi gratis bagi pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Wifi gratis ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas dan pertumbuhan UMKM di Kota Jogja.
Kepala Bidang Infrastruktur Telematika Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Kota Jogja, Tutiek Susiatun, mengatakan rencana ini baru akan dimulai pada tahun 2024. Adapun syarat yang harus dipenuhi yakni tempat usahanya dekat dengan fasilitas milik Pemkot Jogja dan ketersediaan perangkatnya juga disediakan oleh para pelaku usaha tersebut.
"Misal di dekat Kantor Kemantren Gondomanan, ada pelaku usaha yang menginginkan wifi gratis tersebut, kita akan bantu. Namun router wifi-nya dari para pemilik usaha. Sementara untuk jaringan internetnya nanti akan kita ambilkan dari fasilitas Pemkot terdekat," ujarnya, Senin (22/1/2024).
Menurutnya saat ini internet sudah menjadi kebutuhan pokok masyarakat. Bukan hanya untuk berkomunikasi, melainkan juga untuk mendukung kegiatan ekonomi, terutama industri kreatif serta para pelaku UMKM. Ia berharap dengan fasilitas ini dapat membantu pengusaha maupun pelaku UMKM di Kota Jogja.
BACA JUGA: Ratusan Wifi Gratis Kota Jogja Tersebar Hingga RW
"Selain itu dengan adanya akses internet gratis ini juga akan menambah jumlah konsumen yang datang ke tempat tersebut. Tentunya layanan internet dengan wifi publik tersebut sudah di-sharing sehingga aman digunakan,” katanya.
Untuk mengajukan wigi gratis ini, pelaku UMKM bisa bersurat dengan Diskominfosan Kota Jogja. setelah itu lokasi UMKM akan disurvei. “Kita survey benar ga dekat dari sana [fasilitas publik Pemkot Jogja] untuk kita tarik jaringan. Maksimal hanya 100-200 meter,” paparnya.
Sampai saat ini, akses wifi publik gratis milik Pemkot Jogja sudah tersebar di 1.064 titik di seluruh Kota Jogja. "Selain di ruang terbuka hijau publik, di sejumlah RW pun sudah bisa mengakses wifi gratis tersebut. Bahkan di tempat ibadah seperti masjid, gereja, dan mushala juga sudah ada layanan wifi publik gratis ini," ungkapnya.
Keberadaan wifi publik gratis tersebut juga akan mempermudah masyarakat mengakses berbagai layanan publik dari Pemkot Jogja yang sebagian besar sudah bisa diakses secara daring. "Siapa saja bebas mengakses internet di masing-masing titik ini, warga cukup datang ke tempat tersebut dan dapat memanfaatkan fasilitas dari Pemkot Jogja," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sultan HB X soroti kasus Little Aresha, tegaskan nol toleransi kekerasan dan dukung proses hukum di DIY.
BGN menemukan yayasan meminta setoran per ompreng kepada mitra MBG. Sudaryono menyebut praktik tersebut bermula dari kepemimpinan sebelumnya.
Kulonprogo mengintegrasikan data pernikahan dan adminduk melalui Kado Nikah serta Bela Akta Pro untuk mempercepat layanan dokumen warga.
Tiga pos Damkar Sleman sudah berdiri, tetapi Pos Damkar Prambanan belum beroperasi karena terkendala SDM dan sarana prasarana.
Veda Ega Pratama menempati posisi kedelapan sesi latihan Moto3 Jepang di Sirkuit Motegi dengan catatan waktu 1 menit 55,597 detik.
Kejagung mengungkap dugaan peran Budi Utomo dalam pengadaan motor listrik MBG. Dari rencana 21.000 unit, hanya 2.117 unit terealisasi.