Indonesia Imbang dengan Malaysia, Begini Skenario ke Final
Klasemen FIFA ASEAN Cup 2026 setelah Indonesia vs Malaysia 0-0. Simak posisi Garuda dan skenario laga terakhir melawan Bangladesh.
Ilustrasi angin kencang./JIBI
Harianjogja.com, BANTUL—Sebanyak 15 rumah di Kalurahan Ringinharjo dan Sabdodadi, Kapanewon Bantul, mengalami kerusakan, menyusul hujan lebat disertai angin kencang yang melanda pada Senin (22/1/2023) malam. Dari 15 rumah yang mengalami kerusakan, 11 di antaranya mengalami kerusakan pada bagian atap.
"Ada 11 rumah rusak pada atapnya, ada satu yang mengalami rusak pada temboknya. Sisanya ada di berbagai bagian rumah. Akibat hujan semalam, memang banyak genteng rumah yang terbang. Ada juga beberapa yang tertimpa pohon," kata Kepala Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bantul, Antoni Hutagaol, Selasa (23/1/2024).
Antoni mengungkapkan, pihaknya telah berusaha untuk mengatasi atap rumah yang rusak. Hanya saja, hujan yang kembali mengguyur kawasan Bantul sepanjang Selasa pagi hingga siang hari membuat usaha dari petugas dan warga tidak optimal. Oleh karena itu, untuk sementara, kesebelas rumah yang mengalami kerusakan pada atap, lima di antaranya harus ditutupi terpal.
"Kami juga mendirikan posko di Kalurahan Ringinharjo, untuk komunikasi atau koordinasi dari pihak lurah kepada dukuh dan sukarelawan. Kami harapkan dengan adanya posko tersebut, asessmen dan pelaporan atas kejadian yang dialami bisa lebih optimal," terang Antoni.
Posko tersebut, kata dia, juga penting sebagai lokasi menempatkan logistik makanan dan bantuan lainnya. Meski demikian, sampai saat ini belum ada warga di Kalurahan Ringinharjo menggunakan posko tersebut sebagai lokasi menginap.
"Karena kerusakan rumah yang dialami rata-rata tidak menyeluruh. Jadi mereka masih bisa tidur bagian di rumah yang masih bisa digunakan. Ada juga yang sudah diperbaiki atapnya, jadi sudah bisa digunakan untuk istirahat dan tidur pada malam hari," ucapnya.
BACA JUGA: Sejumlah Provinsi Berpotensi Hujan Lebat Disertai Angin Kencang, Termasuk DIY
Menurut Antoni, selain merusak 15 rumah, hujan lebat disertai angin kencang pada Senin (22/1/2023) malam juga memicu kerusakan pada tiga titik akses jalan, satu titik jaringan listrik, dan satu titik aliran sungai.
Karena kondisi darurat hidrometeorologi, saat ini masih berlangsung, Antoni meminta masyarakat tetap berhati-hati dan waspada. Pihaknya berharap agar masyarakat berkoordinasi dan berkomunikasi intensif dengan pemerintah kalurahan, FPRB, maupun relawan terkait kondisi lingkungannya. "Diharapkan jika ada masalah dengan kondisi lingkungannya, utamanya bencana bisa langsung teratasi," harapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Klasemen FIFA ASEAN Cup 2026 setelah Indonesia vs Malaysia 0-0. Simak posisi Garuda dan skenario laga terakhir melawan Bangladesh.
Honda Odyssey terbaru di China mendapat layar 12,3 inci dan fitur kabin baru. Harga mulai Rp400 jutaan dengan mesin hybrid 2.0 liter.
10 iPhone lawas yang masih layak dipakai pada 2026, lengkap dengan spesifikasi dan kisaran harga bekas per September.
Jadwal MotoGP Jepang 2026 lengkap dari latihan, kualifikasi, Sprint Race hingga balapan utama. Cek jam tayangnya dalam WIB.
MacSync versi terbaru mengincar pengguna Mac dengan infostealer dan backdoor. Password, data browser, kripto hingga Keychain dapat dicuri.
Skytrax merilis 20 maskapai dengan kelas ekonomi terbaik 2026. Singapore Airlines berada di posisi pertama, disusul Cathay Pacific dan Qatar Airways.