Advertisement

Tahun Politik, PHRI Prediksi Okupansi Hotel Bakal Terdampak

Stefani Yulindriani Ria S. R
Kamis, 25 Januari 2024 - 23:37 WIB
Maya Herawati
Tahun Politik, PHRI Prediksi Okupansi Hotel Bakal Terdampak Ilustrasi Hotel/ Freepik

Advertisement

Harianjogja.com, BANTUL–Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Bantul memperkirakan tahun politik akan berpengaruh terhadap okupansi hotel di Bantul. Sementara PHRI Bantul menetapkan puncak okupansi hotel pada semester pertama pada saat libur Idul Fitri pada pertengahan April 2024.

Ketua PHRI Bantul, Yohanes Hendra menyampaikan pada awal tahun 2024 tingkat hunian di Bantul masih minim lantaran merupakan low season setelah libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Saat ini menurut Hendra tingkat hunian mencapai 40 persen. Di sisi lain PHRI Bantul menargetkan okpansi sekitar 65 persen-70 persen.

Advertisement

“Setelah ada Natal dan Tahun Baru ada penurunan, apalagi penyerapan anggaran Organisasi Perangkat Daerah [OPD] baru dimulai pada Maret, apalagi ini rutin kampanye, otomatis dana dari OPD lari ke anggaran pemilu, Januari penurunan cukup signifikan,” katanya Kamis (25/1/2024).

Menurut Hendra tahun 2024 merupakan tahun politik diselenggarakan Pemilu Presiden dan Wakil Presiden, peserta Calon Legislatif pada semester pertama tahun 2024, kemudian pada semester kedua tahun 2024 akan diselenggarakan Pilkada. Sehingga menurut Hendra, kondisi tersebut akan berpengaruh pada tingkat hunian di Bantul.

“Saat ini kampanye sehingga kegiatan OPD, belum ada semua, sehingga benar-benar dari wisatawan. Tidak ada kegiatan yang menggunakan kamar di hotel, otomatis ini mungkin.  

“Harapan kami pemilu tidak ada gesekan dan gejolak, tetapi kami tidak bisa melakukan apapun. Karena semua kegiatan sudah diatur oleh pemerintah, harapan kami kampanye tertutup di hotel, tidak harus di lapangan,” katanya.

BACA JUGA: Dugaan Korupsi Sistem Proteksi TKI Kemnaker, KPK Menahan Dua Tersangka

Dia pun berharap beberapa OPD dapat menggunakan beberapa hotel yang ada di Bantul untuk penyelenggaraan kegiatan dinasnya, sehingga tingkat hunian di Bantul dapat meningkat.

“Kami masih berharap untuk peningkatan dari okupansi. Tetapi harapan kami tetap kegiatan penyerapan anggaran dari pemerintah juga bisa berjalan,” katanya.

Meski begitu, menurut Hendra pihaknya mengajak manajemen hotel yang ada di Bantul untuk mempersiapkan paket-paket yang dapat ditawarkan kepada pengunjung saat libur Lebaran.

“Yang kami andalkan saat ini untuk libur hari raya di bulan April, kita berusaha itu lebih baik daripada tahun lalu, itu bisa meningkatkan,” katanya.  Dia pun menargetkan tingkat hunian selama Idulfitri sekitar 70%.

 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Advertisement

Harian Jogja

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Korban Luka di UEA Tembus 217, WN Rusia Ikut Terdampak

Korban Luka di UEA Tembus 217, WN Rusia Ikut Terdampak

News
| Minggu, 05 April 2026, 04:27 WIB

Advertisement

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Wisata
| Jum'at, 03 April 2026, 12:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement