Cara Dapat Diskon Tambah Daya PLN Lewat PLN Mobile
PLN memberikan diskon tambah daya listrik 50 persen hingga 2 Juni 2026 melalui aplikasi PLN Mobile.
Early Warning System/Ist-OPI
Harianjogja.com, BANTUL—Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bantul menilai jumlah Early Warning System (EWS) longsor dan banjir yang saat ini terpasang masih belum ideal untuk mendeteksi terjadinya bencana tanah longsor dan banjir.
Sebab, hingga akhir 2023 Bantul baru memiliki 8 EWS longsor dan 6 EWS banjir, padahal titik rawan bencana longsor dan banjir di Kabupaten Bantul cukup luas dan tersebar di sejumlah kapanewon. Untuk itu dibutuhkan penambahan EWS longsor dan banjir agar deteksi bencana tanah longsor dan banjir di Bantul bisa optimal.
Manajer Pusat Pengendalian Operasional (Pusdalops) BPBD Bantul, Aka Luk Luk Firmansyah mengatakan berdasarkan data yang ada, lokasi rawan bencana untuk longsor dan banjir ada di sejumlah kapanewon seperti Kapanewon Piyungan, Dlingo, Pundong, Imogiri, Pleret, Sedayu sampai Pajangan.
"Sementara jika di data per KK yang berada di area rawan bencana untuk longsor dan banjir ada 4.000-an orang, yang tersebar di banyak titik," katanya, Sabtu (27/1/2024).
BACA JUGA: 4 Alat Peringatan Dini Bencana di Bantul Rusak
BCA JUGA: Bantul Kekurangan Puluhan EWS Tsunami, Pemkab Belum Bisa Beli karena Anggaran Terbatas
Mengenai kapan dan berapa banyak pengajuan pemasangan EWS agar ideal untuk mendeteksi terjadinya bencana tanah longsor dan banjir di Bantul, Aka mengaku belum bisa berkomentar banyak. Sebab, persoalan tersebut di bidang pelaksana teknis.
"Karena kami kan tugasnya lebih ke pemantauan dan pemberian desimenasi informasi," katanya.
Sementara, Kepala Pelaksana BPBD Bantul Agus Yuli Herwanto mengungkapkan ke depan pihaknya akan banyak menganggarkan lebih banyak pengadaan EWS banjir dan longsor. Sebab, potensi longsor, potensi banjir yang ada di Bantul cukup banyak. Selain itu, alat EWS tanah longsor juga butuh perbaikian karena sering mengalami kerusakan, sehingga butuh perbaikan dan perawatan rutin.
"Jadi ke depan tentunya akan dianggarkan lebih banyak lagi, karena potensi longsor dan potensi banjir di Bantul cukup banyak," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PLN memberikan diskon tambah daya listrik 50 persen hingga 2 Juni 2026 melalui aplikasi PLN Mobile.
Tiket Timnas Indonesia vs Oman dan Mozambik resmi dijual mulai Rp300 ribu dengan kapasitas GBK terbatas.
OpenAI dikabarkan menyiapkan integrasi ChatGPT dan PowerPoint berbasis suara untuk membuat presentasi otomatis lebih cepat.
Rupiah melemah ke Rp17.698 per dolar AS di tengah sikap wait and see investor terhadap sentimen global dan data ekonomi RI.
Ponsel terasa lemot setelah dipakai lama? Ini penyebab utama smartphone melambat dan cara sederhana mengatasinya.
BYD Atto 3 generasi ketiga resmi meluncur dengan RWD, cas 5 menit hingga 70 persen, dan jarak tempuh sampai 630 km.