Lomba Cerdas Cermat Museum di Gunungkidul Kenalkan Sejarah Lokal
Dinas Kebudayaan atau Kundha Kabudayan Gunungkidul menggelar lomba cerdas cermat museum tingkat SMP di Taman Budaya Gunungkidul, Selasa (12/5/2026).
Ilustrasi pekerja migran - Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—Kantor Imigrasi DIY mencatat di awal tahun ini ada 60 calon pekerja migran Indonesia yang tak memiliki izin dipulangkan lewat Yogyakarta International Airport (YIA) di Kulonprogo. Upaya pengawasan terus diperketat untuk mengurangi risiko penyelundupan maupun perdagangan manusia.
Kepala Kantor Imigrasi Yogyakarta, Najarudin Syafaat mengatakan, sudah ada sekitar 60 orang dari luar negeri yang dipulangkan melalui YIA. Proses pemulangan dikarenakan calon pekerja migran ini tidak memiliki izin resmi untuk bekerja.
BACA JUGA: Viral Muncul Gerakan Salam 4 Jari, Anies: Masyarakat Ingin Perubahan
Meski demikian, ia memastikan, bahwa jumlah tersebut bukan hanya berasal dari DIY. Hal itu disebabkan karena banyak sekali yang berangkat tidak melalui YIA, tapi kepulangannya atau pendeportasian melalui YIA.
Najarudin menjelaskan, banyaknya pekerja illegal yang dipulangkan lewat YIA tidak lepas dari kebijakan baru dari Pemerintah Singapura. Sebelumnya, setiap pekerja tak resmi yang dilarang masuk akan dipulangkan sesuai dengan pesawat pada saat pemberangkatan.
Meski demikian, sambung dia, hal ini tidak berlaku lagi karena sekarang pemulangan akan menggunakan pesawat pertama yang menuju Indonesia. "Akibatnya banyak calon pekerja illegal yang dipulangkan lewat YIA,” katanya, Jumat (27/1/2024).
Di sisi lain juga ada kebijakan dari Pemerintah Korea Selatan yang membuka kesempatan seluas-luasnya bagi pekerja migran. Hanya saja, kesempatan ini ada yang disiasati lewat jalur tidak resmi sehingga ketahuan dan akhirnya dipulangkan ke negara asal, salah satunya Indonesia.
“Mungkin tidak sabar untuk mengurus izinnya sehingga berangkat melalui jalur tidak resmi dan ketahuan akhirnya dipulangkan,” katanya.
Modus Pekerja Ilegal
Menurut dia, pemulangan terbanyak yang diterima dengan tujuan Korea Selatan. Adapun modus yang dilakukan dengan berpura-pura menjadi wisatawan. Adapun setelah sampai di tempat tujuan menjadi pekerja illegal.
Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham DIY, Agung Rektono Seto mengatakan baru saja memeringati Hari Bhakti Imigrasi. Diharapkan peringatan ini bisa untuk menjadi penyemangat dalam upaya meningkatkan pelayanan kepada Masyarakat.
BACA JUGA: Ini Isi Pembicaraan Jokowi Saat Bertemu AHY di Jogja
Menurut dia, dari sisi ketugasan tidak hanya melayani masyarakat, tapi juga ada upaya penegakkan hukum. Salah satunya mencegah terjadinya tindak pidana penyelundupan orang maupun tindak pidana perdagangan manusia.
“Tempat Pemeriksaan Imigrasi ada di Bandara YIA dan Adisutjipto. Keberadaannya akan terus kita optimalkan untuk pengawasan dan pencegahan,” kata Agung.
Menurut dia, untuk masalah pengawasan akan dilakukan penelitian dokumen secara teliti sehingga tidak terjadi pelanggaran. “Teman-teman [di lapangan] tahulah. Mana yang benar-benar wisata atau setelah berwisata kemudian bekerja tanpa izin dan prosedur yang jelas,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinas Kebudayaan atau Kundha Kabudayan Gunungkidul menggelar lomba cerdas cermat museum tingkat SMP di Taman Budaya Gunungkidul, Selasa (12/5/2026).
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 17 Mei 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta, tersedia keberangkatan pagi sampai malam hari.
Manchester City juara Piala FA 2026 setelah mengalahkan Chelsea 1-0 di final Wembley lewat gol Antoine Semenyo.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 17 Mei 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur, tersedia keberangkatan pagi sampai malam.
Pelatih PSIM Yogyakarta Jean-Paul van Gastel menargetkan kemenangan saat menghadapi Madura United di Stadion Sultan Agung Bantul.
Toyota mencatat permintaan Veloz Hybrid menembus 10 ribu unit di tengah kenaikan harga BBM dan meningkatnya minat mobil hemat bahan bakar.