Kemarau Panjang, DPRD Kulonprogo Minta Waspadai Kebakaran Lahan
DPRD Kulonprogo meminta Pemkab memperkuat pencegahan kebakaran lahan di tengah kemarau panjang, termasuk pemetaan wilayah rawan dan kesiapan personel.
Ilustrasi seseorang flu/Freepik\r\n
Harianjogja.com, KULONPROGO—Dinas Kesehatan Kabupaten Kulonprogo memastikan hingga awal 2026 belum ditemukan kasus virus influenza A H3N2 subclade K atau yang dikenal sebagai super flu. Meski demikian, masyarakat tetap diimbau waspada seiring meningkatnya kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).
Kewaspadaan tetap diperlukan mengingat penyebaran influenza musiman cenderung meningkat pada periode tertentu, terutama saat perubahan cuaca dan mobilitas masyarakat tinggi.
Dinkes Kulonprogo menegaskan pemantauan terus dilakukan untuk mengantisipasi potensi masuknya varian influenza baru ke wilayah DIY.
Kepala Dinkes Kulonprogo, Susila Ningsih, mengatakan hingga kini tidak ada laporan kasus influenza A di wilayahnya. Namun, tren penyakit ISPA sempat mengalami peningkatan pada pertengahan 2025 sebelum kembali menurun di akhir tahun.
“Untuk situasi data di Kulonprogo sampai saat ini tidak ada laporan kasus influenza A. Tren ISPA meningkat mulai minggu ke-30 tahun 2025, kemudian menurun hingga akhir Desember 2025,” kata Susila saat dikonfirmasi, Minggu (11/1/2026).
Ia menjelaskan varian influenza A H3N2 subclade K memiliki tingkat penularan yang lebih cepat dibanding influenza musiman biasa. Namun berdasarkan kajian WHO dan data epidemiologi, varian tersebut tidak terbukti menyebabkan keparahan penyakit yang lebih tinggi.
Adapun gejala yang perlu diwaspadai masyarakat antara lain demam, nyeri otot dan sendi, sakit kepala, batuk berkepanjangan, sakit tenggorokan, serta tubuh terasa lemas.
Susila mengutip data Kementerian Kesehatan yang menyebutkan situasi influenza A subclade K di Indonesia hingga akhir Desember 2025 masih terkendali dan tidak menunjukkan lonjakan kasus berat.
"Sebagai langkah pencegahan, masyarakat diimbau menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), menjaga daya tahan tubuh, menggunakan masker saat mengalami gejala flu, serta membatasi aktivitas di luar rumah hingga kondisi membaik," katanya.
Dinkes Kulonprogo mengingatkan masyarakat untuk segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila gejala flu tidak membaik lebih dari tiga hari guna mencegah komplikasi dan penularan penyakit pernapasan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Kulonprogo meminta Pemkab memperkuat pencegahan kebakaran lahan di tengah kemarau panjang, termasuk pemetaan wilayah rawan dan kesiapan personel.
Menhub Dudy Purwagandhi meninjau evakuasi KMP Putri Yasmin di Lombok. Satu penumpang meninggal dan 12 orang dirawat
Kajati DIY Sri Kuncoro menemui Wagub Paku Alam X untuk memperkuat sinergi dan siap mendampingi program Pemda DIY dalam aspek hukum.
Cristiano Ronaldo menyampaikan dukungan kepada Lionel Messi setelah ayahnya, Jorge Messi, meninggal dunia pada usia 68 tahun.
Prabowo mengusulkan Destry Damayanti sebagai calon Gubernur BI dan Aida Budiman sebagai Deputi Senior. DPR segera gelar fit and proper test.
Imigrasi menolak 9.394 paspor sepanjang Januari-Juli 2026 karena terindikasi TPPO dan pekerja migran ilegal.