Advertisement
Polisi Ringkus Maling Sapi di Gunungkidul
Ilustrasi sapi - Pixabay
Advertisement
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Pencurian sapi terjadi di Kalurahan Kemadang, Tanjungsari dimana korbannya adalah Atmo Sajiyo. Kejadian pencurian hewan ternak itu pada Sabtu (20/1/2023) dimana selang beberapa hari kemudian pada Rabu (24/1/2023), Polsek Tanjungsari langsung menangkap pelakunya.
Pencurian tersebut dilakukan oleh kenalan korban dimana sebelumnya pelaku pernah mengantarkan anak sampai ke korban. "Pelaku ini berprofesi sebagai blantik sapi, antara korban dan pelaku saling kenal karena pernah berhubungan mengantarkan anak sapi," ungkap Kapolsek Tanjungsari AKP Wawan Anggoro pada Minggu (28/1/2023).
Advertisement
BACA JUGA: Sanksi Dua Oknum Guru Mesum di Gunungkidul Menunggu Hasil Pemeriksaan
Wawan menjelaskan pelaku kini sudah dilakukan penahanan di Polres Gunungkidul. "Modus pelaku pencurian ini menunggu korban lengah, pelaku beraksi saat malam hari dan hujan deras," terangnya.
Lokasi kandang sapi yang dicuri dengan rumah korban sendiri jaraknya cukup jauh, sekitar lebih dari satu kilometer. "Kandangnya di tengah ladang, jadi saat kondisi sepi pelaku beraksi, korban baru menyadari sapinya hilang pada pagi harinya saat hendak memberikan pakan," jelasnya.
Motif pencurian raja kaya ini adalah kebutuhan ekonomi pelaku. "Pelaku sedang butuh uang, jadi setelah dicuri langsung dijual, sehingga korban rugi Rp17 juta, uang itu untuk bayar hutang dan semacamnya," kata Wawan.
Wawan menjelaskan pengungkapan kasus ini dari keterangan beberapa saksi dan barang bukti rekaman CCTV. "Dalam rekaman CCTV itu diketahui ada kendaraan pick up membawa sapi persis saat waktu kejadian, lalu kami profiling melacak plat no mobilnya, langsung dilakukan penangkapan," tuturnya.
BACA JUGA: Sambut Jalan Alternatif Sleman-Gunungkidul, Gayamharjo Bangun Embung Senilai Rp1,5 Miliar
Polsek Tanjungsari mengimbau, jelas Wawan, agar masyarakat lebih berhati-hati. "Terutama bagi peternak yang memiliki hewan ternak yang lokasinya jauh dari rumahnya, maka mesti diperketat pengawasannya," imbaunya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Waspada Efek Perang Timur Tengah, Malaysia Perketat Keamanan
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Biaya Hidup di Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil
- Pacuan Kuda Bantul Makin Meriah STY dan Es Krim Jadi Magnet
- Belanja Pegawai Bantul Tembus 34 Persen Rekrutmen Dipangkas
- Jenazah 2 Prajurit Gugur di Lebanon Tiba di Lanud Adisutjipto
- SIM Keliling Jogja Dibuka di Alun-Alun Kidul, Cek Jadwalnya
Advertisement
Advertisement






