Puluhan Mahasiswa UNJ Kunjungi Harian Jogja
Sebanyak 63 mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ) bersama tiga dosen pendamping mengunjungi kantor Harian Jogja di Jalan AM Sangaji, Jogja, Kamis (21/5)
Polisi dan petugas PLN mendatangi lokasi warga kesetrum Jalan Pleret Km 2.5 Jambidan, Kapanewon Banguntapan, Kabupaten Bantul, Selasa (29/1/2024)./ Ist
Harianjogja.com, BANTUL—Seorang pekerja bangunan berinisial AB, 39, meninggal dunia diduga karena kesetrum saat sedang bekerja di Jalan Pleret Km 2.5 Jambidan, Kapanewon Banguntapan, Kabupaten Bantul, Selasa (29/1/2024)
Kasi Humas Polres Bantul, AKP I Nengah Jeffry Prana Widnyana menjelaskan, kejadian bermula saat korban yang merupakan warga Sindet, Wukirsari, Imogiri, Bantul mengerjakan renovasi ruko di Jambidan sekitar pukul 16.00 WIB tadi. Saat itu korban mendapat bagian pekerjaan memasang keramik kamar mandi.
"Korban itu tugasnya mengerjakan keramik kamar mandi. Saat cek pipa kamar mandi yang bermasalah, korban cek instalasi air yang ada di atas atap gapura," katanya.
Sekitar pukul 16.30 WIB, teman korban menyusul karena korban tidak kunjung turun ke bawah. Sampai atas saksi kaget mendapati korban sudah dalam posisi terlentang. Saksi mencoba mendekat dan memegang kaki korban tapi sama sekali tidak ada respons.
BACA JUGA: Bocah Umur 8 Tahun Meninggal Kesetrum Jebakan Tikus Listrik
Saksi kemudian langsung berteriak minta tolong. Warga melapor ke Polsek Banguntapan. Polsek Banguntapan dan Tim Inafis Polres Bantul tiba sekitar pukul 18.00 WIB. Petugas medis juga ke lokasi untuk memeriksa tubuh korban.
"Dari keterangan medis, saat ditemukan korban dalam keadaan meninggal dunia, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban dan terdapat luka lecet pada bagian jari kaki dan tangan," ucap Jeffry
Dari jasad korban, terdapat luka lecet pada bagian jari kaki dan tangan , kemudian juga terdapat luka bakar sengatan listrik pada pinggang bagian belakang.
Usai melakukan pemeriksaan dan olah tempat kejadian perkara (TKP) pihaknya menyerahkan jasad korban kepada keluarga untuk dimakamkan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 63 mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ) bersama tiga dosen pendamping mengunjungi kantor Harian Jogja di Jalan AM Sangaji, Jogja, Kamis (21/5)
Pedagang pasar tradisional Gunungkidul berkurang 30%-40% akibat perdagangan online, pedagang keliling, dan minimnya generasi penerus.
Ekshumasi Sutrimo telah dilakukan. Forensik tak menemukan luka, sementara polisi memeriksa 8 saksi dan menunggu hasil laboratorium.
BKSDA Jateng menerima tiga laporan kemunculan macan sepanjang Januari-Juli 2026 di tengah musim kemarau.
Komisi III DPR menyetujui 14 calon hakim agung dan hakim ad hoc MA setelah menjalani uji kelayakan dan kepatutan di DPR.
DPRD Klaten menjadwalkan pemilihan Wabup pada 26 Agustus 2026. Dua nama kader Gerindra berebut kursi yang kosong sejak Februari.